Akurat

Kader Golkar Masuk Bursa Kandidat Menpora, Bahlil: Saya Belum Tahu Infonya

Siti Nur Azzura | 9 September 2025, 21:56 WIB
Kader Golkar Masuk Bursa Kandidat Menpora, Bahlil: Saya Belum Tahu Infonya

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, enggan berkomentar banyak terkait isu kandidat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) baru di Kabinet Presiden Prabowo Subianto, pengganti Dito Ariotedjo.

Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu, menegaskan bahwa penunjukan Menpora sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden. 

"Itu hak prerogatif Bapak Presiden ya," ujar Bahlil singkat ketika ditanya wartawan di Kompleks Parlemen, Selasa (9/9/2025).

Baca Juga: Profil Singkat 4 Kandidat Kuat Pengganti Dito Ariotedjo sebagai Menpora Baru

Saat disinggung soal kabar bahwa salah satu kader Golkar, Puteri Komarudin, masuk dalam bursa kandidat Menpora, Bahlil kembali merespons singkat. "Saya belum tahu infonya ya," ucapnya.

Selain Puteri Komarudin, nama publik figur Raffi Ahmad serta politikus Gerindra, Moreno Soeprapt, juga sempat disebut-sebut sebagai kandidat Menpora. Namun, Bahlil tetap menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan Presiden.

"Itu hak prerogatif Bapak Presiden ya," kata dia mengulang.

Isu pengisian jabatan Menpora mencuat setelah adanya reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo pada Senin (8/9/2025).

Sementara Dito Ariotedjo, sebelumnya menyampaikan harapan besar kepada sosok yang akan menggantikan dirinya di kursi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Baca Juga: Kekayaan dan Perjalanan Karier Moreno Soeprapto yang Masuk Radar Kandidat Menpora

Ditemui di lobby Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Senin (8/9) malam WIB, Dito menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan apresiasi atas kinerjanya selama hampir tiga tahun menjabat.

Namun, dia menekankan bahwa tongkat estafet selanjutnya ada di tangan menteri baru yang akan segera diumumkan pihak Istana.

"Kita sudah hampir tiga tahun, ini akan jadi transformasi dan harapannya ke depan bisa dilanjutkan. Karena kita lihat bagaimana ekosistem olahraga dan pergerakan anak muda sekarang lebih baik. Jadi saya harap pengganti barunya bisa meneruskan apa yang sudah dilakukan dan belum tuntas," kata Dito.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.