Dinonaktifkan dari DPR, Adies Kadir Masih Kader Golkar

AKURAT.CO DPP Partai Golkar menegaskan bahwa Adies Kadir masih berstatus sebagai kader partai, meski kini dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI. Sebab, status Adies sebagai kader partai, merupakan hal yang berbeda dengan posisinya di parlemen.
"Ya, itu kan hal yang terpisah. Jadi kalau itu Pak Adies tetap sebagai salah satu pimpinan di Golkar," kata Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Dave menekankan bahwa Partai Golkar tidak mencabut keanggotaan Adies. Dengan demikian, ketentuan dalam Pasal Undang-Undang MD III tentang anggota DPR yang bisa dinonaktifkan karena tidak lagi menjadi kader partai, tidak berlaku dalam kasus ini.
Baca Juga: Adies Kadir Resmi Dinonaktifkan dari DPR
"Tapi Pak Adies Kadir masih tetap kader Golkar," tegasnya.
Meski demikian, dia mengaku belum mengetahui apakah sudah ada usulan resmi dari Fraksi Partai Golkar kepada pimpinan DPR, terkait status Adies di parlemen. "Saya belum tahu kalau itu. Itu sudah harus tanya langsung ke pimpinan," tutup Dave.
Sebelumnya, DPP Partai Golkar resmi menonaktifkan Wakil Ketua DPR RI Fraksi Golkar, Adies Kadir, dari kursi parlemen, berlaku mulai Senin, 1 September 2025.
Dalam keterangan resminya, Partai Golkar menegaskan bahwa aspirasi rakyat tetap menjadi acuan utama perjuangan partai.
Seluruh kiprah Golkar disebut merupakan kristalisasi semangat kerakyatan, yang berlandaskan pada cita-cita nasional sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.
Baca Juga: Adies Kadir Pastikan Gaji Anggota DPR Tidak Naik
"DPP Partai Golkar menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya sejumlah warga negara Indonesia dalam berbagai peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini ketika mereka memperjuangkan aspirasi. Di sisi lain, DPP Partai Golkar menegaskan upaya partai untuk memperkuat disiplin dan etika bagi Anggota DPR RI dari Partai Golkar," demikian pernyataan resmi yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jenderal, Muhammad Sarmuji, Minggu (31/8/2025).
Golkar menyebut keputusan menonaktifkan Adies Kadir, merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus langkah konsolidasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
"Berdasarkan pertimbangan itu, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar resmi menonaktifkan saudara Adies Kadir sebagai Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, terhitung sejak Senin, 1 September 2025," lanjut siaran pers tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








