Jovial Da Lopez: Jangan Sampai Salah Pilih Wakil Rakyat di Pemilu 2029

AKURAT.CO YouTuber sekaligus influencer, Jovial Da Lopez, ikut turun ke jalan dan berorasi di depan Gedung DPR RI dalam aksi demonstrasi besar, Jumat (29/8/2025).
Dalam pidatonya, Jovial menegaskan pentingnya rakyat bersikap kritis dalam menentukan wakilnya di Pemilu 2029 mendatang.
Ia menilai, sistem politik saat ini memberikan kekuasaan besar kepada 500-an anggota DPR untuk menentukan arah bangsa selama lima tahun ke depan.
“Sistem kita ini membuat mereka di dalam sini akan berkuasa lima tahun ke depan. 500 plus orang ini akan berada di sini sampai 2029,” tegas Jovial dari atas mobil komando.
Jovial mengingatkan, gelombang unjuk rasa yang kerap terjadi di depan DPR adalah cerminan kekecewaan publik. Jika masyarakat salah memilih lagi, katanya, demonstrasi serupa hanya akan terus berulang.
“Jangan sampai kita harus datang tiap bulan untuk demo seperti ini. Itu berarti negara ini enggak maju-maju,” ujarnya disambut sorak massa.
Ia menutup orasinya dengan ajakan agar Pemilu 2029 dijadikan momentum perubahan:
“Kalau kita enggak bisa ngapa-ngapain untuk ngeganti orang-orang ini, 2029 kalian harus pilih anggota yang benar, jangan salah pilih.”
Gelombang demonstrasi di depan DPR semakin meluas. Aksi yang awalnya digelar oleh kelompok mahasiswa dan buruh kini juga diikuti berbagai elemen masyarakat, termasuk pengemudi ojek online (ojol).
Baca Juga: Setelah Ahmad Sahroni, Giliran Rumah Eko Patrio yang Digeruduk dan Dijarah Massa
Tuntutan massa beragam, mulai dari menolak kenaikan biaya hidup, mengkritisi kinerja DPR, hingga menolak sejumlah RUU yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.
Situasi kian memanas usai insiden Kamis (29/8/2025) malam, ketika Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol, tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di sekitar lokasi aksi.
Tragedi ini memicu gelombang duka dan amarah publik yang menuntut pertanggungjawaban aparat sekaligus keseriusan pemerintah serta DPR dalam merespons aspirasi rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










