Ketua Sidang GMNI: Kongres Tandingan di Bandung Ilegal dan Memecah Belah Organisasi

AKURAT.CO Ketua Pimpinan Sidang Pleno Tetap Kongres XXII GMNI, Christovan Loloh, mengecam rencana penyelenggaraan kongres tandingan di Bandung.
Ia menyebut, forum tersebut sebagai tindakan inkonstitusional yang membahayakan persatuan organisasi dan mencoreng marwah GMNI sebagai organisasi nasionalis yang menjunjung disiplin struktural.
“Forum semacam itu tidak punya legitimasi apa pun. GMNI telah menyelesaikan kongresnya secara sah dan demokratis. Kepengurusan sudah terbentuk. Segala forum tandingan di luar keputusan organisasi adalah pelanggaran serius terhadap AD/ART GMNI,” tegas Christovan dalam pernyataan resminya, Selasa (30/7/2025).
Notulensi rapat teknis kongres tandingan yang beredar menyebut adanya skenario manipulasi quorum, penyusunan ulang konsideran keputusan forum, hingga klaim kehadiran 93 DPC dalam satu hari sidang.
Bahkan disebutkan forum akan memaksakan penyusunan struktur sidang dan hasil pleno secara kilat.
Namun menurut Izal dari DPC Gorontalo yang ikut menghadiri forum tersebut, sidang-sidang komisi justru sepi. “Hanya 45 DPC Definitif dan Caretaker yang hadir,” akunya.
Baca Juga: Kongres XXII GMNI Usai: Dari Bandung, Cinta dan Kepemimpinan Baru Dilahirkan
Ketua Umum GMNI, Sujahri Somar, menyebut manuver tersebut sebagai bentuk politik faksional yang jauh dari semangat perjuangan kader Marhaenis sejati.
“Ini bukan kerja kader ideologis. Ini manuver politik dari kelompok yang tidak siap kalah dan ingin memecah organisasi,” tegas Sujahri.
Ia meminta seluruh DPC dan kader GMNI di seluruh Indonesia tidak terpengaruh.
“GMNI adalah rumah besar perjuangan ideologis, bukan panggung perebutan kuasa. Kepengurusan sah terbuka untuk merangkul semua elemen, tapi bukan untuk memberi ruang pada upaya kudeta organisasi.”
Sujahri juga mengingatkan bahwa GMNI tak akan pernah dibangun melalui manuver bayangan dan forum rekayasa.
"Kalau benar ingin membangun GMNI, taatlah pada konstitusi. Kalau tidak, itu bukan GMNI—hanya gerombolan yang kebetulan memakai nama yang sama,” pungkasnya.
Baca Juga: Setelah Sempat Ditunda, Kongres XXII GMNI Akhirnya Dilanjutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








