DPC GMNI Surabaya Beri Rekomendasi ke Sujahri Somar, Peluang Risyad Pahlevi Tertutup?

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Surabaya resmi menyerahkan surat rekomendasi dukungan kepada Sujahri Somar sebagai calon Ketua Umum DPP GMNI periode 2025–2028.
Dukungan ini sekaligus mengakhiri peluang Risyad Pahlevi, kader asal Surabaya lainnya, untuk maju dalam kontestasi Kongres XXII GMNI.
"Sebagai Ketua DPC GMNI Surabaya, saya, Dhipa Satwika Oey, dengan ini menyerahkan surat rekomendasi kepada Bung Sujahri Somar untuk maju sebagai calon Ketua Umum DPP GMNI masa bakti 2025–2028," ujar Dhipa dalam penyerahan resmi yang berlangsung pada Minggu (27/7/2025).
Menurutnya, Sujahri adalah sosok kader yang telah menunjukkan komitmen besar untuk kemajuan organisasi.
"Beliau telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk GMNI. Kami percaya ia mampu membawa GMNI ke arah yang lebih progresif," tegas Dhipa.
Sujahri Somar yang hadir langsung dalam acara tersebut mengapresiasi dukungan DPC GMNI Surabaya. Ia menyatakan kesiapannya bertarung di Kongres XXII GMNI dengan semangat penuh.
Baca Juga: Ribka Tjiptaning: Vonis Hasto Bentuk Ketidakadilan Hukum, PDIP Masih Dizalimi
"Alhamdulillah, saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Mohon doa restu dan dukungan dari seluruh kader, pengurus, alumni, dan para senior GMNI, khususnya Surabaya, agar perjuangan kita bersama ini dilancarkan dan diberkahi," ujar Sujahri yang disambut pekikan "Merdeka!" dari para kader yang hadir.
Dengan terbitnya surat rekomendasi tersebut, peluang Risyad Pahlevi untuk maju sebagai calon ketua umum resmi tertutup.
Sebab, berdasarkan hasil sidang komisi organisasi yang telah disahkan dalam sidang pleno, setiap calon ketua umum wajib mengantongi rekomendasi dari cabang asalnya.
Rekomendasi DPC GMNI Surabaya kepada Sujahri menjadi pukulan telak bagi Risyad, yang sebelumnya digadang-gadang akan ikut bersaing dalam perebutan kursi ketua umum.
Kongres XXII GMNI kini dipastikan akan semakin menarik untuk diikuti, seiring dengan mengerucutnya dukungan politik dari berbagai cabang dan daerah terhadap kandidat-kandidat potensial.
Baca Juga: Dari Pekalongan ke Dunia: Batik OST Jadi Simbol Seabad Keteguhan Budaya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








