Akurat

Megawati Dapat Parcel Sayur dari Prabowo, Tomat Besar Jadi Perhatian Khusus!

Paskalis Rubedanto | 9 April 2025, 15:16 WIB
Megawati Dapat Parcel Sayur dari Prabowo, Tomat Besar Jadi Perhatian Khusus!

AKURAT.CO Pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dinilai langsung mengubah suasana politik nasional.

Pertemuan dua tokoh sentral Indonesia ini telah lama diwacanakan sejak akhir 2024, namun baru terealisasi pada April 2025.

Politikus PDIP Guntur Romli mengungkapkan bahwa rencana pertemuan tersebut sempat disinggung saat Ketua MPR, Ahmad Muzani, bersilaturahmi ke kediaman Megawati pada 25 Desember 2024.

Dalam pertemuan itu, Megawati bahkan menitipkan minyak gosok untuk Prabowo.

"Pada pertemuan tersebut, Ibu Megawati menitipkan obat minyak gosok untuk Pak Prabowo," ungkap Guntur dalam keterangan tertulis, Rabu (9/4/2025).

Kedekatan personal antara keduanya juga tercermin dalam kiriman parcel lebaran dari Presiden Prabowo yang berisi sayur mayur kesukaan Megawati.

Baca Juga: Mau Saldo DANA Gratis hingga Rp200 Ribu Langsung Cair? Buruan Klik Link DANA Kaget Hari Ini, Jangan Kehabisan!

Salah satu yang menarik perhatian adalah buah tomat berukuran besar.

"Ibu Megawati sangat menyukai tomat besar dalam parcel tersebut, bahkan beliau ingin mendapatkan bibitnya untuk ditanam sendiri," ujar Guntur.

Namun pertemuan ini tak sekadar ajang silaturahmi pribadi. Guntur menyebut, keduanya juga membahas sejumlah isu strategis global dan nasional.

Mulai dari konflik geopolitik dunia seperti Perang Dagang AS-Tiongkok, konflik Israel dan negara-negara Arab, Perang Rusia-Ukraina, ketegangan di Laut China Selatan, hingga isu perubahan iklim.

“Presiden RI ke-5 dan Presiden RI ke-8 juga mendiskusikan masalah-masalah global dan bagaimana dampaknya terhadap rakyat dan masa depan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Sebagai pemimpin dua partai besar di Indonesia, keduanya juga menyinggung isu-isu strategis nasional.

Guntur menegaskan bahwa diskusi berjalan dalam semangat menjaga kepentingan rakyat, konstitusi, dan nilai-nilai Pancasila.

"Pertemuan ini menjadi simbol komunikasi strategis dua tokoh bangsa yang menempatkan keselamatan dan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama," tutup Guntur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.