Puan Maharani Tegaskan DPR Belum Terima Surpres RUU Polri, Draf yang Beredar Tidak Resmi

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan, hingga saat ini DPR belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Pernyataan ini disampaikan Puan dalam konferensi pers usai memimpin rapat sidang paripurna ke-16 penutupan masa sidang II tahun 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025).
“Surpres saya tegaskan sampai saat ini belum diterima pimpinan DPR,” ujar Puan, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP).
Ia juga membantah bahwa draf RUU Polri yang beredar di media sosial adalah versi resmi dari pemerintah.
“Jadi yang beredar di publik atau masyarakat itu bukan Surpres resmi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Puan juga menegaskan bahwa jika ada Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang beredar, itu bukan versi resmi dari pemerintah maupun DPR.
Baca Juga: Komisi X DPR Optimis Timnas Garuda Bangkit: Saatnya Buktikan Diri Lawan Bahrain!
“Jadi kami pimpinan DPR belum menerima Supres tersebut. Kalau sudah ada DIM yang beredar, itu bukan DIM resmi. Ini kami tegaskan,” katanya.
Sebelumnya, jagat media sosial, terutama X (Twitter), diramaikan dengan perbincangan soal RUU Polri. Kabar ini muncul setelah DPR mengesahkan RUU TNI beberapa waktu lalu.
Beredarnya tangkapan layar draf RUU Polri yang dikabarkan akan segera dibahas DPR pun menuai berbagai reaksi.
Banyak warganet yang khawatir RUU tersebut dapat membatasi kebebasan berekspresi dan menjadikan Polri sebagai superbody investigator.
Namun, dengan bantahan dari Puan, dipastikan bahwa DPR belum memiliki rencana untuk membahas RUU Polri dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







