Prabowo Diminta Cermat Ambil Peluang, Jokowi Tak Lagi Punya Peran Penting di Pilpres 2029

AKURAT.CO Rencana Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tahun 2028 dinilai berkaitan untuk kepentingan Pilpres 2029.
Prabowo diyakini masih mengharapkan dukungan dari Presiden RI ke-7, Joko Widodo untuk melanjutkan periode kedua pemerintahannya. Sehingga, Prabowo akan pindah ke IKN sebagai upaya untuk menyenangkan hati Jokowi.
"Saya melihat Prabowo sepertinya masih berharap akan mendapatkan dukungan pada pilpres 2029," ucap Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, kepada Akurat.co, Selasa (11/2/2025).
Baca Juga: Prabowo Akan Berkantor di IKN pada 2028, Bukti Komitmen terhadap Keberlanjutan
Fernando lantas menyarankan Prabowo, agar lebih cermat dalam membangun peluang untuk kepentingan Pilpres 2029. Prabowo dinilai perlu membangun hubungan baik dengan pihak-pihak yang punya peranan penting pada 2029 mendatang.
Dia menilai, Jokowi bukanlah sosok yang tepat bagi Prabowo untuk memuluskan jalannya di Pilpres 2029. Sebab, dia meyakini bahwa Jokowi tak lagi punya peranan penting dalam dinamika politik di Pilpres 2029.
"Sebaiknya Prabowo berhitung secara cermat terkait dengan dengan membangun hubungan yang baik terhadap pihak yang memiliki peran penting," ujarnya.
"Saya perkirakan Jokowi sudah tidak lagi memiliki peran penting pada pilpres 2029. Sehingga, tidak perlu terlalu menyenangkan dengan merealisasikan program yang hanya membebani anggaran negara," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









