Bahlil Ingatkan Kader, Nahkoda dan Awak Kapal Harus Kompak untuk Capai Tujuan

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengingatkan seluruh kader dan pimpinan partai harus kompak untuk mencapai target-target partai ke depan.
"Bapak-Ibu semua, tadi saya sudah katakan. Bahwa tidak ada partai politik di Indonesia atau di dunia manapun, yang tidak ingin untuk menjadi yang terbaik. Dan untuk menjadi yang terbaik harus kerja. Harus kerja keras, sepemikiran, dan kompak," kata Bahlil dalam Rakernas Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2025).
Menurutnya, tidak ada partai yang hebat tanpa adanya kekompakan dari seluruh kader dan pimpinan partai. Dia pun menargetkan, Partai Golkar menjadi pemenang di Pemilu 2029.
"Makanya saya katakan bahwa tidak ada sebuah partai yang menjadi survive, yang menjadi hebat tanpa ada kompakan. Nah disini saya minta kompakan kita semua. Dan target kita 2029, kita harus menjadi yang terbaik," tegasnya.
Baca Juga: Golkar Gelar Rakernas: Bahlil Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
"Baik di Pileg kabupaten/kota, provinsi, pilpres, maupun pileg untuk pusat. Target kita adalah 102 kursi ke depan, harus kursi kita naik. Dan itu tergantung daripada Ketua, Wakil Ketua Umum Bidang Kepartaian, dalam menseleksi kader-kader kita," tambah Bahlil.
Sebagai ketua umum, dirinya memiliki wewenang penuh untuk mempertanggungjawabkan segala kinerja partai selama dirinya menjabat.
"Jadi teman-teman Ketua DPD 1, mohon untuk disosialisasikan. Ketua Umum itu Mandataris Munas, kira-kira begitu. Artinya setiap saat Ketua Umum bisa membuat keputusan, nanti dipertanggungjawabkan di Munas," ujarnya.
Bahlil pun mengibaratkan dirinya sebagai nahkoda, dan para pader adalah anak buah kapal (ABK) yang harus sejalan dan kompak untuk mencapai tujuan.
"Itu kira-kira begitu. Nah dalam rangka penertiban, ya kapal ini mau jalan terus. Bagi anak buah dan ABK kapal yang tidak setuju. Saya pikir menyesuaikan betul dengan kapal ini. Untuk menuju kepada karya-karyaan kita semua," tutup Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








