Pemerintah Perlu Pangkas Belanja Birokrasi untuk Efisiensi Anggaran

AKURAT.CO Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menyoroti pentingnya efisiensi anggaran di tengah upaya pemerintah menjaga kepuasan publik.
Menurutnya, langkah memangkas belanja birokrasi dan pejabat merupakan kebijakan yang tepat, namun belum cukup untuk menjawab tantangan ke depan.
"Pemangkasan jumlah kementerian dan unit turunannya juga perlu dilakukan. Termasuk menghapus posisi pembantu juru bicara dan sejenisnya yang fungsinya sudah tidak relevan dan signifikan," ujar Ray dalam keterangannya, Sabtu (25/1/2025).
Baca Juga: PKB Apresiasi 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Fokus Efisiensi Anggaran dan Kebijakan Tepat Sasaran
Ray menilai, sumber daya yang selama ini digunakan untuk mendukung keberadaan birokrasi berlapis lebih baik dialihkan ke program-program yang lebih berdampak langsung bagi masyarakat.
"Pola seperti pemberian bantuan sosial (bansos), program makanan bergizi, dan tunjangan sana-sini jauh lebih efektif menjaga tingkat kepuasan publik dibandingkan mempertahankan banyaknya juru bicara istana," tegasnya.
Dia juga menilai, efisiensi anggaran ini harus dilakukan secara menyeluruh agar ekonomi negara tetap kuat menopang berbagai program populis.
"Dapat memberikan manfaat lebih besar untuk masyarakat dan memastikan stabilitas tingkat kepuasan publik dalam jangka panjang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









