Akurat

Bawaslu Tekankan Pentingnya Jaga Integritas Jelang Pilkada Serentak 2024

Citra Puspitaningrum | 26 November 2024, 18:20 WIB
Bawaslu Tekankan Pentingnya Jaga Integritas Jelang Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Herwyn JH Malonda, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan menjauhkan diri dari konflik kepentingan, bagi seluruh jajaran pengawas pemilu.

"Saat-saat seperti ini, integritas menjadi taruhan besar. Kita harus menjaga nama baik organisasi dan memastikan tetap menjadi lembaga yang terpercaya," kata Herwyn kepada wartawan, Selasa (26/11/2024).

Dia juga mengingatkan, pentingnya menjaga kondisi fisik dan psikologis, terutama di tengah tekanan yang sering muncul menjelang pelaksanaan Pilkada.

Baca Juga: Bawaslu Masih Temukan Pelanggaran APK di H-1 Pencoblosan Pilkada Serentak 2024

"Saya berharap kita semua dalam kondisi prima. Bagi yang kurang sehat, segera periksa dan konsultasikan agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas," ucapnya.

Koordinator Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat itu menggarisbawahi perlunya percepatan dalam pengelolaan keuangan, terutama terkait kebutuhan operasional Pilkada. Dia meminta seluruh jajaran, untuk segera menyelesaikan administrasi penarikan dana agar tidak ada hambatan teknis pada hari pemungutan suara.

"Segera rancang penarikan dana dan selesaikan administrasi dalam satu dua hari ini. Jangan sampai saat hari H, dana tidak tersedia," tambahnya.

Herwyn juga membuka ruang konsultasi untuk membantu mengatasi permasalahan yang muncul di lapangan. Dia meminta setiap persoalan, sekecil apa pun, dilaporkan agar dapat ditangani dengan cepat demi menjaga kredibilitas Bawaslu.

"Jangan ragu untuk bertanya atau berkonsultasi dengan atasan. Forum konsultasi wajib dibuka seluruh jajaran Bawaslu dari Bawaslu RI sampai tingkat Panwascam, sehingga setiap masalah pengawasan bisa segera ditangani dengan cepat dan tepat," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.