Video Dugaan Politik Uang Paslon di Kaltim Viral, Tagar 'Lawan Politik Uang' Trending di Medsos

AKURAT.CO Sebuah video yang diduga menampilkan praktik politik uang terkait pasangan calon nomor urut 02, Rudy Mas'ud dan Seno Aji, viral dan tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Tagar #LawanPolitikUang bahkan menduduki tren teratas di platform X (Twitter).
Video tersebut memperlihatkan dugaan bahwa tim paslon pasangan Rudy-Seno menggunakan politik uang untuk memperoleh dukungan suara masyarakat. Dalam rekaman itu, terlihat sekelompok orang menerima uang senilai Rp50 ribu per orang, dengan pendataan dilakukan melalui pengumpulan KTP warga.
Konten ini memicu berbagai reaksi di media sosial. Beberapa pihak mempertanyakan keaslian video tersebut, sementara lainnya mengecam keras dugaan tersebut sebagai ancaman serius terhadap demokrasi di Kalimantan Timur.
"Kok gini sih mainnya? Bukannya sebagai warga yang baik harus lawan politik uang sesegera mungkin," cuit akun @myt**, Jumat (22/11/2024).
"Kalau benar gunakan politik uang benar-benar miris banget. Ayo masyarakat Kaltim lawan politik uang, jangan mau dibeli suaranya," tambah @mawarpin***.
Praktik politik uang, jika terbukti, dianggap berpotensi merusak integritas demokrasi. Hal ini tidak hanya mencederai prinsip keadilan dalam pemilu, tetapi juga dapat berdampak negatif terhadap masa depan pembangunan di Kalimantan Timur.
"Katanya anti politik uang tapi di belakang mainnya kotor banget, lebih aware yuk guys sama-sama kita lawan politik uang," kata @ark**.
Diskusi yang meluas ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga integritas demokrasi. Warga diimbau untuk tetap kritis dan tidak terpengaruh oleh praktik-praktik yang mencederai proses pemilu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









