Akurat

Cegah Pelanggaran, KPU Terus Kroscek Peta Kerawanan Pilkada 2024

Citra Puspitaningrum | 12 Oktober 2024, 14:31 WIB
Cegah Pelanggaran, KPU Terus Kroscek Peta Kerawanan Pilkada 2024

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan pengecekan terhadap daerah rawan konflik dalam Pilkada Serentak 2024 yang dirilis Bawaslu pada 28 Agustus lalu.

Komisioner KPU RI, August Mellaz, mengatakan indeks kerawanan pemilu yang dirilis Bawaslu merupakan peta yang dibuat sendiri.

"Kami juga pasti cek dengan wilayah-wilayah kami karena penyelenggara pemilu 'kan dalam konteks pilkada bisa jadi dinamikanya beda-beda," kata Anggota KPU RI, August Mellaz kepada wartawan, Sabtu (12/10/2024).

Baca Juga: Petugas Adhoc KPU Rawan Disogok Demi Ubah Perolehan Suara

Menurutnya, daerah yang dianggap rawan bisa ditemukan di daerah lain. Seperti daerah Papua ada beberapa titik rawan. "Kalau yang lain 'kan tingkat kompetisi di tingkat lapangan yang akan menentukan," jelasnya.

Sebelumnya, Bawaslu mengidentifikasi lima provinsi dengan tingkat kerawanan tinggi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Lima provinsi itu, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengatakan bahwa provinsi-provinsi ini menghadapi tantangan pada berbagai tahap pilkada, termasuk pencalonan, kampanye, dan penghitungan suaraU

"Ada lima provinsi dengan kerawanan tertinggi pada tahapan pencalonan, kampanye, dan pungut hitung," tambah Ketua Bawaslu Rahmat Bagja usai launching pemetaan kerawanan Pilkada 2024 di Jakarta, Senin (26/8/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.