Akurat

Immanuel Ebenezer Kritik Pengelolaan BUMN, Soroti Integritas dan Kepentingan Politik

Arief Rachman | 11 Oktober 2024, 12:50 WIB
Immanuel Ebenezer Kritik Pengelolaan BUMN, Soroti Integritas dan Kepentingan Politik

AKURAT.CO Ketua Umum Relawan Prabowo Mania, Immanuel Ebenezer, mengkritik pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah kepemimpinan Erick Thohir. 

Menurut Immanuel, yang akrab disapa Noel, Erick terlalu sibuk berpolitik dibandingkan meningkatkan kinerja BUMN.

"Apakah dia masih menjadi Menteri BUMN atau tidak, atau apakah dia masih duduk di kabinet atau tidak, ternyata dia sangat menikmati kekuasaan itu. Ini karakter seorang yang culas menurut saya," kata Noel dalam diskusi bertajuk 'Mencari Figur Ideal Kepala Badan BUMN' di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Baca Juga: Shin Tae-yong: Keputusan Wasit Memalukan, AFC Harus Melakukan Perbaikan!

Menurut Noel, ada tiga syarat utama yang perlu dimiliki oleh sosok yang akan memimpin Badan BUMN ke depan sesuai dengan standar yang diinginkan oleh Prabowo Subianto.

"Pertama, integritas itu wajib. Kedua, realitas, dan ketiga, kekomunitasan. Jika ketiga hal ini tidak dimiliki, akan sulit untuk mengelola BUMN. Namun, minimal satu syarat yang harus ada adalah integritas," ujarnya.

Noel menekankan, integritas adalah hal yang paling penting dalam pengelolaan BUMN. Tanpa integritas, kemampuan sehebat apa pun tidak akan ada artinya.

"Hebat-hebat orang pintar, kalau dia maling juga, rusak juga. Integritas itu kecil, jadi kita butuh orang-orang berintegritas ke depan," tegas Noel.

Baca Juga: Rumah di Bekasi Dibobol Komplotan Maling, Perhiasan Senilai Rp350 juta Raib Dicuri

Ia juga berbagi pengalaman saat memimpin salah satu BUMN yang sebelumnya selalu merugi, yakni Mega Eltra. Setelah Noel mengambil alih, perusahaan tersebut berhasil meraih keuntungan.

"Saya enggak ngerti apa ini BUMN. Ternyata satu kuncinya adalah integritas. Belajar saya beradaptasi, akhirnya, Alhamdulillah, untung. Tidak pernah dalam sejarahnya itu Mega Eltra untung," ungkapnya.

Noel mengungkapkan, adanya praktik-praktik korupsi dan proyek yang dikelola secara sembunyi-sembunyi di dalam BUMN.

Menurutnya, banyak proyek yang dikendalikan melalui 'titipan' atau koperasi yang disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga: Pramono Janji Naturalisasi 34 bidang Lahan untuk Atasi Banjir di Cipinang Melayu

Oleh sebab itu, Noel berharap, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang memiliki karakter kuat dan sulit diintervensi, sosok yang tepat dapat terpilih untuk mengisi posisi Kepala Badan BUMN.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.