Akurat

Deretan Menteri Berprestasi di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Purbaya Masuk Tiga Besar

Herry Supriyatna | 19 Oktober 2025, 22:27 WIB
Deretan Menteri Berprestasi di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran, Purbaya Masuk Tiga Besar

AKURAT.CO Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat apresiasi publik dengan tingkat kepuasan tinggi terhadap kinerja sejumlah menteri kabinet.

Berdasarkan hasil survei nasional Poltracking Indonesia, beberapa menteri dinilai berhasil menampilkan kinerja positif dan mendapatkan penilaian tinggi dari masyarakat.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan publik tertinggi diraih oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan capaian 65,7 persen.

Di posisi berikutnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memperoleh 63,5 persen, disusul Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan 61,2 persen, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 61 persen, serta Panglima TNI Agus Subianto dengan tingkat kepuasan 60,2 persen.

“Nama-nama tersebut menunjukkan persepsi positif publik terhadap kinerja kementerian yang dianggap strategis dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” ujar Hanta dalam rilis survei bertajuk “Evaluasi Satu Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo–Gibran”, Minggu (19/10/2025).

Survei dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 dengan melibatkan 1.220 responden di 38 provinsi. Poltracking menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut Hanta, hasil ini menjadi indikator awal bahwa kabinet Prabowo–Gibran relatif solid dan memperoleh legitimasi publik yang kuat di tahun pertama pemerintahannya.

Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo: Kemiskinan Terendah Sepanjang Sejarah, Pengangguran Turun ke Level 30 Tahun Terendah

Namun demikian, Hanta mencatat bahwa sebagian besar menteri lain masih mencatat tingkat kepuasan di bawah 60 persen.

Ia menilai, hal ini menjadi catatan penting agar efektivitas kebijakan lintas sektor terus diperkuat dan pelayanan publik semakin optimal.

“Publik juga menilai penting adanya penyegaran di kabinet agar kinerja pemerintah semakin meningkat,” jelasnya.

Dalam survei yang sama, 58,4 persen responden setuju jika Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet, sementara 10,5 persen menyatakan tidak setuju.

Hanta menilai, dukungan terhadap wacana reshuffle mencerminkan harapan publik agar pemerintahan tetap adaptif dan solid menghadapi tantangan baru.

“Respons masyarakat ini menunjukkan keinginan agar kabinet tetap produktif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, apresiasi terhadap sejumlah menteri dengan kinerja tinggi menjadi modal politik penting bagi pemerintah dalam melanjutkan program strategis nasional di tahun-tahun berikutnya.

“Publik memberikan sinyal bahwa kinerja individual para menteri berdampak langsung terhadap persepsi masyarakat terhadap pemerintahan secara keseluruhan,” pungkas Hanta.

Baca Juga: Program MBG Paling Dirasakan Masyarakat dalam Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.