Akurat

Pramono Anung Janji Tak Akan Serang Personal pada Debat Pilkada 2024

Paskalis Rubedanto | 4 Oktober 2024, 22:15 WIB
Pramono Anung Janji Tak Akan Serang Personal pada Debat Pilkada 2024

AKURAT.CO Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, menegaskan, dirinya tidak akan menyerang individu atau personal lawan saat debat perdana Pilkada 2024 yang akan digelar pada Minggu (6/10/2024).

Pramono lebih memilih fokus pada gagasan dan ide yang dapat diimplementasikan.

"Oh, tidak. Bagi saya, pertarungannya adalah pertarungan gagasan dan ide yang bisa diimplementasikan, jadi tidak ada yang namanya singkatan-singkatan," ujar Pramono usai berkampanye di Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (4/10/2024).

Baca Juga: IX Indobursa Exchange Dukung Transparansi dan Efisiensi Perdagangan CPO

Pramono menekankan, debat ini adalah ajang untuk bertukar gagasan yang mencerahkan dan terbuka, bukan ajang serangan pribadi. "Ini adalah pertarungan ide, program, dan gagasan yang bisa membawa manfaat bagi warga Jakarta," tambahnya.

Sebagai mantan Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab), Pramono mengaku sudah terbiasa dengan materi debat, mengingat pengalamannya selama 10 tahun bekerja di lingkungan pemerintahan.

Ia menjelaskan, tim kampanye dan tim suksesnya cukup membantu dalam menyiapkan materi yang relevan.

"Saya menggunakan tim yang ada di timses, karena selama 10 tahun saya bekerja di belakang layar (sebagai penjaga dapur presiden), jadi tinggal membuka kembali apa yang dulu sudah saya persiapkan," jelas Pramono.

Baca Juga: 20 Ucapan HUT TNI ke-79, Penuh Doa dan Cocok Untuk Caption di Media Sosial

Materi yang akan dibawakan termasuk isu-isu penting seperti transportasi publik, masalah polusi, banjir, serta administrasi pemerintahan Jakarta.

Meskipun begitu, Pramono tidak membentuk tim ahli khusus untuk debat, melainkan berdiskusi dengan tim pemenangannya.

"Tidak ada tim ahli, karena bagi saya yang ahli adalah rakyat yang memilih," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.