Akurat

Ma'ruf Amin Siap Jadi Penengah Konflik PKB dan PBNU

Rizky Dewantara | 7 Agustus 2024, 15:56 WIB
Ma'ruf Amin Siap Jadi Penengah Konflik PKB dan PBNU

AKURAT.CO Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, bersedia menjadi penengah atas konflik yang terjadi antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Sebab, mendamaikan dua pihak yang berseteru merupakan perintah agama. Terlebih, dirinya merupakan salah satu pendiri PKB, dan juga pernah aktif di PBNU.

"Kalau keinginan mereka itu untuk saya dimintai sebagai orang yang bagaimana meng-islahkan, mendamaikan dengan tulus dengan ikhlas, saya sangat bersedia," kata Ma'ruf Amin dalam keterangannya usai meninjau MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo Kasongan, Kajen, Bangunjiwo, Kec. Kasihan, Kab. Bantul, D.I. Yogyakarta, dikutip Antara, Rabu (7/8/2024).

"Apalagi saya juga terlibat dulu waktu pendirian (PKB), bahkan Ketua Dewan Syuro pertama itu saya, sebelum Gus Dur, tentu saya punya (kedekatan)," sebutnya.

Baca Juga: Cak Imin dan Gus Yahya Tak Punya Masalah Pribadi, PBNU: Tapi Kami Sering Diserang

Namun demikian, Wapres juga menegaskan akan menolak menjadi juru damai, jika kedua belah pihak mendekatinya sekadar mencari 'peluru' untuk menyerang satu sama lain. Dirinya tidak mau memicu konflik yang ada menjadi semakin besar.

"Tapi kalau saya dimintai untuk mendamaikan, mereka ingin berdamai mencari solusi, tentu saya sangat siap untuk melakukan itu," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), disebut tidak memiliki masalah pribadi dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai respons atas menguatnya tegangan PBNU dengan PKB belakangan ini. Meskipun tidak ada masalah pribadi, namun Gus Ipul menyatakan bahwa dirinya bersama Gus Yahya sering diserang secara pribadi oleh PKB.

"Ya sebenarnya kita pribadi tidak ada masalah ya meskipun Gus Yahya dan saya sering diserang secara pribadi. Sebenarnya isu-isunya itu jelas dan dijawab saja dengan jelas gitu. Tapi kami sering diserang secara pribadi, ini yang bisa dilihat aja itu, ya narasi-narasinya segala macam itu. Itu intinya di situ," ujar Gus Ipul kepada wartawan di kantor PBNU, Jakarta, dikutip Rabu (7/8/2023).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.