Akurat

Jusuf Hamka Punya Modal Besar di Pilkada, Pengamat: Tapi Perlu Perhatikan Elektabilitasnya di Jakarta

Paskalis Rubedanto | 19 Juli 2024, 18:09 WIB
Jusuf Hamka Punya Modal Besar di Pilkada, Pengamat: Tapi Perlu Perhatikan Elektabilitasnya di Jakarta

AKURAT.CO Rencana majunya pengusaha sekaligus politikus Partai Golkar, Jusuf Hamka (Babah Alun), di Pilkada Jakarta 2024, dinilai perlu memperhatikan sejumlah pertimbangan.

Pengamat politik, Ujang Komarudin mengakui bahwa Babah Alun memiliki popularitas dan modal uang yang besar untuk maju di pilkada, serta penerimaan Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga tidak diragukan.

"Ya mungkin Jusuf Hamka populer, orang tahu terus orang baik, sukses. Yang kedua tentu uangnya banyak, siapa yang tidak tahu dia pengusaha jalan tol. Kalau untuk pilkada kan membutuhkan uang, dia punya uang," katanya kepada Akurat.co, Jumat (18/7/2024).

Baca Juga: Piala Presiden 2024 Resmi Dibuka di Stadion Si Jalak Harupat, Dihadiri Langsung Jokowi

"Yang ketiga acceptabilitas, mungkin ketika didorong ke partai KIM diterima, lalu ketika didorong ke warga Jakarta mungkin diterima," sambung Ujang.

Ujang kemudian mengingatkan bahwa Babah Alun harus melihat elektabilitasnya di Jakarta seperti apa. Sebab, ia akan berpotensi melawan kekuatan besar di Jakarta, yakni eks Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.

"Tetapi yang harus diuji adalah elektabilitas. Ini penting karena menjadi ukuran parameter kemenangan. Yang tinggi punya potensi menang, tapi kalau rendah ya akan kalah apalagi lawannya Anies nanti," ujar Ujang.

Baca Juga: Olimpiade Paris: Arungi Sungai Seine di Pembukaan, Indonesia Berbagi Kapal dengan India

"Satu yang harus dilihat adalah elektabilitasnya, nanti diuji di survei elektabilitasnya berapa ketika sudah didorong dan dimajukan," tutupnya.

Sebelumnya, Jusuf Hamka (Babah Alun) punya keinginan untuk membenahi sejumlah masalah yang ada di Jakarta. Hal itu dia ungkapkan usai mendapat instruksi dari Partai Golkar untuk maju sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur di Pilkada Jakarta 2024.

Dia menegaskan, dalam menjalankan instruksi tersebut, dirinya berprinsip untuk tidak memberikan suap kepada rakyat. Dia juga berjanji akan memberikan yang terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jakarta.

"Seperti saya bilang, saya tidak menjanjikan memberikan, menyuap rakyat, warga dengan logistik, tapi saya menjanjikan Jakarta akan lebih baik. Rakyatnya akan lebih sejahtera. Ketertiban semua akan lebih baik, dan semua akan lebih mudah," kata Jusuf Hamka kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/7/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.