Golkar Dorong Ridwan Kamil di Jabar, Gerindra Legowo: Kita Enggak Boleh Maksa
Atikah Umiyani | 20 Juni 2024, 17:07 WIB

AKURAT.CO Partai Gerindra sudah legowo atas sikap Partai Golkar yang cenderung mendorong Ridwan Kamil untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksakan kehendak untuk mendorong Ridwan Kamil maju di Jakarta. Ia pun mempersilahkan Golkar untuk mempertimbangkan dengan matang.
"Ini kan cenderung-cenderung ini kan artinya belum fix ya, silahkan dipertimbangkan oleh teman-teman, kita kan nggak boleh maksa dengan teman-teman, ya. Kalau mereka mau di Jawa Barat ya pasti diputuskan di Jawa Barat oleh mereka," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2024).
Terlepas nanti siapa yang akan diusung dalam Pilgub Jawa Barat dan Jakarta, Gerindra hanya ingin Koalisi Indonesia Maju (KIM) bisa meraih kemenangan di dua daerah tersebut.
"Tapi kami pengen sebaiknya di Jawa Barat kita menang, di Jakarta kita menang. Pasti kan cari sosok-sosok yang kalau untuk memenangi pertarungan itu elektabilitasnya saat ini sudah cukup terukur. Jadi itulah intinya," tuturnya.
Sebelumnya, Partai Golkar mengakui Ridwan Kamil lebih berpeluang menang jika maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024. Hal ini diketahui berdasarkan survei-survei yang berkembang.
"Kalau kita lihat hasil survei yang sekarang, kita bandingkan Ridwan Kamil di Jawa Barat dengan Ridwan kamil di Jakarta itu lebih besar peluangnya di Jawa Barat," kata Waketum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia di Jakarta, dikutip Kamis (20/6/2024).
Doli menilai, Ridwan Kamil adalah figur yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan Jabar. Selain bawa kemajuan, Ridwan Kamil juga bisa membawa perkembangan dan pembangunan yang lebih cepat seperti yang diharapkan masyarakat Jabar.
"Dan Ridwan Kamil ini di Jabar sudah teruji, pertama approval ratingnya cukup tinggi sekali dan elektabilitasnya tidak ada yang menandingi, jauh sekali di atas nama-nama yang lain, itu artinya bahwa masyarakat Jabar masih menginginkan Ridwan Kamil untuk satu periode berikutnya," ujarnya.
Menurut Doli, hal ini terjadi tidak terlepas dari keberhasilan Ridwan Kamil saat menjadi Gubernur Jabar di periode pertama. Sehingga, masyarakat Jabar ingin adanya keberlanjutan dari apa yang sudah dikerjakan Ridwan Kamil sebelumnya.
"Karena mungkin dianggap kemarin juga cukup berhasil memimpin Jabar, masyarakat Jabar senang, dan kemudian masih ada program-program atau janji kampanye yang mungkin belum dianggap tuntas, belum selesai oleh masyarakat Jabar. Makanya mereka menginginkan Ridwan Kami," tuturnya.
Sementara untuk Jakarta, Doli mengakui ada penurunan elektabilitas Ridwan Kamil. Menurutnya, situasi saat ini berbeda ketika Ridwan Kamil pertama kali memasang iklan billboard bertuliskan "On The Way Jakarta".
"Memang waktu itu punya daya kejut, elektabilitasnya lumayan. Tetapi begitu nama-nama lain muncul kemudian dicalonkan, didengungkan, muncul nama Anies Baswedan, muncul nama Basuki Tjahaja Purnama, segala macem, nah ini menurun elektabilitas nya, kalau kita melihat survei hari ini," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









