AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai masih memiliki efek yang kuat dalam perhelatan Pilkada 2024. Terlihat dari banyaknya kritikan pasca Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep muncul sebagai salah satu kandidat di Pilkada Jakarta.
Maraknya kritikan itu sebagai bukti bahwa banyak pihak yang merasa takut jika putra Jokowi tersebut terlibat dalam kontestasi.
"Nah ini kan membuktikan bahwa Jokowi efect masih ada, salah satunya membuat mereka ketakutan, itu kan salah satu bentuk Jokowi efect," kata Ketua Umum Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, saat dihubungi, Sabtu (1/6/2024).
Baca Juga: Jokowi Mania Tanggapi Kaesang Maju Pilkada: Itu Hak Dia, Eggak Ada yang Salah
Bahkan, pria yang akrab disapa Noel ini menyebut, banyak orang yang hampir gila karena dinilai tak sanggup menyaingi efek Jokowi baik dalam pilpres maupun pilkada mendatang.
Hal itu juga dia sampaikan sebagai luapan kekesalannya, karena banyak pihak yang selalu menyeret dan mengolok-olok Jokowi dalam situasi dan keadaan apapun.
"Buktinya banyak orang kesurupan tuh, pada gila. Jadi Jokowi efect kalau dulu punya dampak elektoral, sekarang punya dampak orang menjadi gila. Mungkin kali mereka lagi coba merumuskan cara melawan Jokowi gimana ya, pakai cara A, B, C, D, semua dengan cara apapun gak bisa-bisa kan," sambungnya.
Noel lantas menyarankan kepada semua pihak, termasuk lawan-lawan politiknya untuk menerima hasil pilpres kemarin dengan lapang dada. Dia berharap, Pilkada 2024 nanti bisa berjalan dengan aman, damai dan harmonis.
"Bukan soal ngelawan Jokowi, harusnya mereka lebih terbuka menghadapi situasi politik 2024 kemarin, pemilu ini kan bukan 2024 aja, 2029 ada, 2034 ada, 2039 ada, jadi kenapa harus takut," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9Utang BLBI Warisan 98 Lunas, Menkeu: Presiden Prabowo Sambut Baik Penyelesaian Ini
- 10OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya







