Akurat

PDIP Terbuka bagi Partai yang Perjuangkan Semangat Bung Karno, Termasuk Prabowo

Siti Nur Azzura | 13 Mei 2024, 15:48 WIB
PDIP Terbuka bagi Partai yang Perjuangkan Semangat Bung Karno, Termasuk Prabowo

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyepakati, bahwa Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno milik semua kalangan. Seperti yang disampaikan presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikannya usai mendampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melihat Pameran Seni Rupa karya Butet Kartaredjasa bertajuk Melik Nggendong Lali di Gedung Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (13/5/2024).

"Karena Bung Karno bercita-cita untuk merombak sistem internasional yang anarkis menjadi sistem internasional yang mengedepankan kesetaraan antarwarga bangsa, yang menentang berbagai bentuk penindasan dalam seluruh aspek kehidupan, mengedepankan kemanusiaan, keadilan. Bahkan Bung Karno mengusulkan Pancasila menjadi piagam dari PBB untuk membangun suatu tata dunia yang baru," kata Hasto.

Baca Juga: PDIP Akui Sudah Komunikasi dengan Khofifah untuk Pilgub Jatim, tapi Punya Opsi Lain

Bagi PDIP, kesejarahan dengan Bung Karno itu sangat kuat, karena akar dari partai adalah Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan oleh Putra Sang Fajar itu. PNI saat itu terlibat menggelorakan semangat kemerdekaan Indonesia saat itu dengan mengoorganisasi rakyat.

"PDIP secara konsisten menjabarkan ide, gagasan, pemikiran, cita-cita Bung Karno dalam seluruh napas kehidupan Partai dan kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga karena emotional bonding itulah PDIP yang paling konsisten di dalam menjabarkan seluruh pemikiran Bung Karno itu khususnya terkait dengan ideologi Pancasila, spirit mewujudkan Trisakti," jelas Hasto.

Dia mengaku, PDIP terbuka jika ada pihak atau golongan yang merasa melaksanakan atau memperjuangkan pikiran Bung Karno. Termasuk Prabowo yang merasa memperjuangkan ide dan gagasan Proklamator RI itu.

"Sekiranya partai lain juga akan menjalankan hal yang sama dengan PDIP, dengan emotional bonding Bung Karno, pemikiran-pemikiran Bung Karno, ya, tentu saja kami welcome," pungkas Hasto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.