Jadi Sekjen Tiga Periode, Hasto Bawa Tanggung Jawab Besar untuk PDIP

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyadari posisinya sebagai sekjen terlama di tubuh partai berlambang banteng itu, membawa tanggung jawab yang tidak ringan. Menurutnya, keberlanjutan amanah ini juga menyatu dengan tantangan besar yang dihadapi bangsa.
“Justru itu membawa suatu tanggung jawab di dalam menghadapi tantangan-tantangan yang tidak ringan yang menyatu juga dengan tantangan bangsa," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, dikutip Senin (18/8/2025).
Dia menuturkan, seluruh arahan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP, baik saat pembukaan maupun penutupan Kongres ke-6, menjadi pegangan penting dalam menjalankan tugasnya. Menurutnya, pidato politik Megawati selalu memberi arah perjuangan partai.
Baca Juga: PDIP Umumkan Struktur DPP 2025–2030, Hasto: Segera Didaftarkan ke Kemenkum
Dia menilai, sikap politik dan program PDIP yang telah diputuskan dalam Kongres akan dijalankan secara konsisten. Dia berkomitmen menjaga agar partai tetap berdiri di garis depan, dalam memperjuangkan kebijakan yang pro-rakyat.
"Partai terus berdiri di depan di dalam memelopori kebijakan-kebijakan yang pro rakyat," ujarnya menegaskan.
Hasto menyebut posisinya bukan sekadar jabatan administratif, melainkan amanah sejarah yang harus dijawab dengan kerja nyata. Tanggung jawab itu adalah kewajiban moral dan politik kepada rakyat.
"Ini sekaligus menjadi beban sejarah yang harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar wacana," katanya.
Dia menekankan, konsistensi PDIP sebagai partai ideologis yang berpihak pada rakyat marhaen tidak boleh terganggu oleh kepentingan jangka pendek.
"Keberlanjutan kepemimpinan partai adalah hal krusial agar PDI Perjuangan tetap kokoh sebagai partai ideologis," tuturnya.
Baca Juga: Megawati Sampaikan Lima Pesan Khusus untuk Kader PDIP di HUT Ke-80 RI
Hasto juga menjelaskan bahwa kepengurusan DPP periode 2025–2030 kini memiliki struktur yang lebih komprehensif. Pengelolaan partai dibagi ke dalam tiga bidang besar yang akan menjadi prioritas utama.
"Tugas sekjen kan menjalankan seluruh manajemen kepartaian dengan dibantu oleh para wakil sekjen. DPP PDIP dibagi dalam tiga bidang besar yaitu internal partai, pemerintahan, dan kerakyatan," katanya.
Bidang internal berfungsi menampilkan wajah ideal partai di tengah rakyat. Sedangkan bidang pemerintahan diarahkan untuk menjabarkan kebijakan strategis PDIP ke dalam program nyata pemerintah.
Sementara itu, bidang kerakyatan memiliki peran besar untuk terus menyatu dengan kekuatan rakyat. "Itu ketiga bidang inilah yang harus segera bergerak," kata Hasto.
Dengan pembagian yang terstruktur tersebut, konsolidasi partai bisa segera dilaksanakan pasca-Kongres. Langkah ini penting untuk memastikan keputusan Kongres benar-benar dijalankan secara konsisten.
"Kami langsung memacu diri untuk melakukan langkah-langkah konsolidasi dan pelaksanaan seluruh keputusan Kongres tersebut," ujar Hasto.
Strategi ini dirancang agar PDIP semakin kokoh menghadapi tantangan global, sekaligus menjaga soliditas internal. Selain itu, arah kebijakan partai tetap berpihak pada rakyat.
"Pembagian bidang ini adalah strategi partai agar tetap konsisten menjaga ideologi dan memperkuat peran PDI Perjuangan sebagai partai pelopor," tandas Hasto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









