AKURAT.CO Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif LP3S, Jerry Massie, menilai masyarakat banyak yang berharap partai berlogo banteng moncong putih itu untuk oposisi.
Sebab, ia mengatakan, negara demokrasi yang tidak ada partai oposisinya sama saja dengan percuma.
“Sebetulnya memang harus ada oposisi, kalau enggak ada oposisi, juga bukan negara demokrasi, Saya sarankan PDI di luar pemerintahan jadi oposisi yang baik dan benar,” kata Jerry kepada Akurat.co, Jumat (3/5/2024).
Baca Juga: PKS Enggak Masalah Jadi Oposisi Atau Berkoalisi
Selain itu, menurut Jerry, seperti saat dua periode pemerintahan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), partai gembosan Megawati Soekarnoputri itu sering menangis karena membela rakyat.
Sehingga, kata dia, saat ini rakyat sangat menunggu tangisan partai wong cilik itu selama era kepemimpinan ke depan, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Dan belalah rakyat, sesuai dengan partai wong cilik. Seperti dulu sempat menangis di era SBY, BBM naik, sembako naik, akankah tangisan itu terjadi lagi ketika mereka jadi oposisi, kita kan menunggu,” pungkas Jerry.
Seperti diketahui, PDI Perjuangan kalah dalam kontestasi pilpres 2024, dengan pasangan yang diusungnya yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Terbaru, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan (PDIP) 24-26 Mei 2024 nanti, akan dibahas langkah-langkah strategis yang akan dilakukan partai pasca-pemilu.
Baca Juga: Hasto Sematkan Jaket PDIP Ke Menkop Teten: Ini Simbol Wong Cilik
Hal itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjawab media usai memberikan pengarahan di Rapat Konsolidasi DPC PDIP Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024).
"Rakernas partai ke depan, akan merumuskan sikap-sikap politik dalam menghadapi seluruh dinamika politik nasional maupun global, dan juga langkah-langkah strategis yang akan dilakukan partai pasca-pemilu," sebut Hasto dalam acara tersebut.