Akurat

Kawal Program-program Prabowo-Gibran, TKN Fanta Bertransformasi Jadi Fanta 2.0

Atikah Umiyani | 1 Mei 2024, 22:27 WIB
Kawal Program-program Prabowo-Gibran, TKN Fanta Bertransformasi Jadi Fanta 2.0



AKURAT.CO Tim Kampanye Nasional Pemilih Muda (TKN Fanta) Prabowo-Gibran akan bertransformasi menjadi Fanta 2.0.

Hal ini dilakukan karena proses Pemilu 2024 sudah selesai dan TKN sukses mengantarkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang.

Ketua TKN Fanta, Arief Rosyid Hasan, mengatakan, penjenamaan TKN sendiri akan berubah menjadi Tim Kolaborasi Nyata.

Nama ini diambil karena seluruh kubu paslon akan saling berkolaborasi dalam membangun Indonesia lebih baik.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Diimbau Tetap Pakai Format 34 Menteri, Ideal Sesuai Undang-undang

"Kalau tim nasionalnya kan sudah bubar ya, jadi kita sebutnya Fanta 2.0. Mungkin bisa jadi singkatan tim kolaborasi nyata jadi 01, 02, 03 bisa bareng bareng buat membangun Indonesia yang jauh lebih baik. Jadi, tim kampanye nasional berubah menjadi tim kolaborasi nyata," jelasnya dalam acara halal bihalal TKN Fanta di Jakarta, Rabu (1/5/2024).

Arief mengatakan, transformasi ini dilakukan karena TKN Fanta merasa punya tanggung jawab untuk tetap mengawal jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran lima tahun ke depan.

"Karena bagi kami, kita punya tanggung jawab ya. Setelah memenangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran, kita punya tanggung jawab untuk mengawal setiap agenda dan program-program dari beliau," ujarnya.

Dengan adanya transformasi ini, Arief berharap ekosistem TKN Fanta akan terus ada sehingga anak-anak muda bisa terlibat aktif selama program-program Prabowo-Gibran berlangsung.

Baca Juga: Koalisi Gemuk Dikhawatirkan Bikin Pemerintahan Prabowo-Gibran Jadi Tak Efektif

"Sehingga ke depan mudah-mudahan Insya Allah selama lima tahun yang akan datang Fanta 2.0 ini akan terus ada ekosistemnya. Sehingga semua anak-anak muda yang terbaik di bangsa ini bisa ikut terlibat dalam berbagai program-program yang baik dari Pak Prabowo Mas Gibran," jelas Arief.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK