Akurat

Selamatkan Karier Politik, PKS Ogah Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Citra Puspitaningrum | 23 April 2024, 18:06 WIB
Selamatkan Karier Politik, PKS Ogah Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan tidak lagi mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur dalam perhelatan Pilkada Jakarta yang bergulir pada 27 November 2024.

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, mengatakan, alasan partainya tidak lagi mengusung Anies Baswedan sebagai cagub Jakarta demi menyelamatkan karier politik mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

"Dengan masuknya Pak Anies sebagai capres 2024, saya kira beliau sudah menjadi tokoh nasional. Jadi jangan didegradasi kembali sebagai tokoh daerah. Kita akan terus berusaha menjadikan Pak Anies sebagai tokoh nasional," jelasnya di Kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (23/4/2024).

Baca Juga: Gugatan Hasil Pilpres 2024 ke MK Bukan untuk Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden

Seolah telah memberikan ruang lebih dalam kontestasi Pilpres 2024, Syaikhu berharap Anies Baswedan dapat mendukung kader-kader PKS lainnya yang mendapat mandat untuk ikut Pilkada 2024.

"Mungkin ke depan, kalau kemarin kami sudah berusaha mengusung Pak Anies dan bekerja sekuat tenaga untuk memenangkan Pak Anies sebagai capres, saya kira di pilkada ini saatnya Pak Anies mendukung kader PKS untuk maju," ujarnya.

Sebelumnya, dalam persiapan Pilkada Jakarta 2024, nama kader PKS seperti Mohamad Sohibul Iman dan Mardani Ali Sera menjadi yang terdepan untuk diusung.

Sohibul Iman dan Mardani Ali Sera digadang bakal mendapat dukungan warga Jakarta berkat elektoral Anies Baswedan yang menjadi maskot PKS dalam mengeruk perolehan suara Pileg 2024 di wilayah Jakarta.

Baca Juga: NasDem Dorong Anies Baswedan Bertarung di Pilgub DKI Jakarta Jika Tak Terpilih Jadi Presiden

Diketahui, perolehan suara PKS sebagaimana telah diumumkan KPU DKI Jakarta bercokol di peringkat pertama dengan 1.012.028 suara atau 16,68 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.