Profil AHY, Ketum Demokrat yang Resmi Jadi Menteri ATR

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo telah melantik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri ATR/BPN di Istana Merdeka pada hari ini, Rabu (21/2/2024). Ketum Demokrat ini akan menggantikan posisi dari Hadi Tjahjanto yang sebelumnya mengisi posisi tersebut.
Pelantikan AHY sendiri dilaksanakan pukul 11.00 WIB bersama dengan Hadi Tjahjanto yang akan menjabat sebagai Menkopolhukam yang sebelumnya diisi oleh Mahfud MD dan digantikan sementara oleh Mendagri, Tito Karnavian.
Baca Juga: Profil Hadi Tjahjanto, Eks Panglima TNI yang Akan Dilantik Jadi Menkopolhukam
Nama AHY sendiri sudah sering kali dibicarakan sebagai kandidat potensial untuk menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Presiden Jokowi. Hal ini disebabkan oleh prestasinya dan latar belakang pendidikannya yang sangat memenuhi kriteria untuk menduduki posisi menteri.
Lantas, siapakah sosok AHY yang resmi dilantik sebagai Menteri ATR/BPN? Berikut ini informasi lengkapnya.
Profil AHY
Mayor Inf. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A., atau lebih akrab disapa AHY lahir di Bandung pada 10 Agustus 1978 (usia 45 tahun). Ia merupakan anak pertama dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristina Herrawati atau yang dikenal sebagai Ani Yudhoyono.
AHY merupakan lulusan terbaik dari SMA Taruna Nusantara dan berhasil meraih penghargaan Garuda Trisakti Tarunatama Emas pada 1997. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Akademi Militer (AKMIL), kala itu dirinya banyak meraih penghargaan meskipun masih baru tahun pertamanya.
Pada 1999, AHY mendapatkan medali Tri Sakti Wiratama. Prestasi ini membuat AHY terpilih menjadi Komandan Resimen Korps Taruna. Pada 2000, dirinya lulus dari AKMIL dengan predikat terbaik dan meraih Bintang Adhi Makayasa.
Setelah lulus dari pendidikan AKMIL, AHY bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD). Ia pun mendapat tugas sebagai Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh pada 2002.
Kemudian, dirinya bertugas kembali sebagai perwira seksi operasi Kontingen Garuda XXIII-A dalam misi menjaga perdamaian di sepanjang perbatasan Israel dan Lebanon Selatan pada 2006.
AHY juga mendapatkan penghargaan Army Service Distinction Medal dari pimpinan Angkatan Bersenjata Lebanon karena telah menginisiasi adanya program mobil pintar yang berguna untuk mengurangi dampak trauma perang bagi anak-anak.
Selain pendidikan militer, AHY juga mengejar pendidikan tinggi formal. Ia meraih tiga gelar master, yakni Master of Science in Strategic Studies di Nanyang Technological University, Singapura (2006), Master in Public Administration dari Harvard University, Amerika Serikat (2010), serta Master of Arts in Leadership and Management dari Webster University Amerika Serikat, dengan predikat Summa Cum Laude pada tahun 2015 dengan IPK 4.0.
Pada 2015, AHY juga mendapatkan predikat Summa Cum Laude dari US Army Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas.
AHY pertama kali terjun ke politik ketika dirinya ditunjuk sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta 2017. Kala itu, dirinya diusung oleh 4 partai yaitu Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Pada tanggal 15 Maret 2020 AHY terpilih secara aklamasi oleh seluruh peserta Kongres ke V Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta, menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan SBY periode 2020-2025.
Dukungan tersebut didapatkan dari 34 provinsi dan 514 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia.
Biodata AHY
Nama lengkap: Mayor Inf. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A.,
Tempat dan tanggal lahir: Bandung, 10 Agustus 1978
Istri: Annisa Pohan
Anak: Almira Tunggadewi Yudhoyono
Riwayat Pendidikan
SMA Taruna Nusantara
Akademi Militer
Universitas Teknologi Nanyang
Universitas Harvard
Webster University
Daftar Penghargaan
RMOL Democracy Award, Rakyat Merdeka Online (2017)
JCI Ten Outstanding Young Persons (TOYP), Junior Chamber International (2017)
Satya Lencana Wira Karya, Presiden Republik Indonesia (2014)
Honorary member of the 707th Special Mission Battalion', Republic of Korea Army Special Warfare Command (2013)
Nanyang Outstanding Young Alumni Award, Nanyang Technological University (2012)
The Order of Saint Maurice, Chief of the US Army Infantry (2011)
Medali Kepeloporan Republik Indonesia, Presiden Republik Indonesia (2011)
Army Service Distinction Medal, Commander of the Lebanese Armed Forces (2007)
UN Peacekeeping Distinction Medal, Commander of the UNIFIL (2007)
Bintang Adi Makayasa, Presiden Republik Indonesia (2000)
Pedang Trisakti Wiratama, Akademi Militer (2000)
Bintang Garuda Trisakti Tarunatama Emas, SMA Taruna Nusantara (1997)
Baca Juga: Sah! Hadi Tjahjanto Jadi Menko Polhukam dan AHY Jadi Menteri ATR
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









