Akurat

PDIP Unggul karena Dukungan Pemilih Ideologis

Roni Anggara | 15 Februari 2024, 17:28 WIB
PDIP Unggul karena Dukungan Pemilih Ideologis

AKURAT.CO Selain hasil hitung cepat (quick count), PDIP juga unggul sementara berdasarkan hasil penghitungan (real count) KPU. Keunggulan PDIP yang mampu hattrick atau memenangi tiga kali berturut-turut pemilu legislatif, diyakini karena pengaruh dari dukungan pemilih ideologis.

Pengamat politik Hendri Satrio menyebutkan, PDIP unggul karena memiliki basis massa seperti di Jateng, maupun provinsi lainnya. PDIP sementara ini, berdasarkan jumlah 27,10 persen data masuk dari total 823.236 TPS di Indonesia, meraih suara sebesar 17,57 persen.

"PDI Perjuangan ini masih kuat di beberapa daerahnya dia," kata Hendri Satrio, yang juga founder Kedai Kopi, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (15/2/2024).

Baca Juga: Pemilu 2024: Prabowo-Gibran Cetak Sejarah, PDIP Hattrick

Penghitungan KPU seolah mengonfirmasi hasil hitung cepat banyak lembaga survei seperti Litbang Kompas dan Indikator Politik Indonesia. PDIP menempati posisi pertama disusul Golkar dan Gerindra, dalam tiga besar.

Hendri memprediksi PDIP bakal keluar sebagai pemenang dengan suara di atas 17 persen, disusul Gerindra, Golkar, PKS, PKB dan Nasdem. Sementara pada Pileg 2019, PDIP meraih 19,33 persen suara nasional.

"Tebakan saya itu PDIP di atas 17 persen," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.