Ahok Akui Sulit Kampanyekan Ganjar-Mahfud, Kini Salahkan Erick Tohir karena Urung Tandatangani Surat Pengunduran Dirinya
Ratu Tiara | 8 Februari 2024, 16:49 WIB

AKURAT.CO Politikus kontoversial yang dimiliki PDI Perjuangan, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan, belum bisa mengikuti kampanye untuk memenangkan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024.
Ahok mengungkapkan mengapa dirinya belum bisa berkampanye karena terhalang oleh Menteri BUMN Erick Tohir. Sejak resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina, surat pengunduran diri Ahok tak kunjung ditandatangani.
"Saya belum boleh berkampanye, ini saya jelasin. Peraturan BUMN, saya kan, taat konstitusi, bukan konstituen makanya. Kadang-kadang orang suka marah sama saya,"kata Ahok di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2024).
"Pak Erick enggak mau keluarkan surat berhenti saya ini. Belum keluar ini (suratnya). Kalau dia keluarkan saya (surat terbit) otomatis berhenti 30 hari kemudian. Makanya saya gak berani kampanye," sambungnya.
Lebih lanjut, Ahok menuturkan, akan selalu taat dengan konstitusi, sehingga tak akan mengajak masyarakat untuk memilih Ganjar-Mahfud di pilpres 2024.
"Makanya kalau saya kampanye itu kena pelanggaran. Jadi aku enggak kampanye, aku enggak nyuruh kalian pilih siapa kok. Tapi kalian sudah tahu maksud gue kemana haha," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








