Gelar Istigasah Bersama Siti Atikoh, Rano Karno Singgung Ada Malin Kundang

AKURAT.CO Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Provinsi Banten, Rano Karno, menyinggung ada sosok malin kundang yang ingin menghancurkan bumi pertiwi.
Hal itu disampaikannya dalam gelaran istigasah bersama Siti Atikoh Ganjar Pranowo di Halaman Kantor DPD PDIP, Tangerang Selatan, Rabu (7/2/2024).
"Kami tidak melakukan kampanye akbar karena istigasah bermakna ada dua makna dari istigasah, pertama memohon. Kedua, pertolongan Allah," kata Rano Karno.
Dia menjelaskan mengapa TPD Ganjar-Mahfud Banten tidak melaksanakan kampanye akbar. Yakni karena kegiatan istigasah lebih bermakna dan bisa berdoa kepada Allah SWT.
"Kenapa kami memilih kegiatan ini karena kami sudah melihat kecurangan-kecurangan terjadi. Hanya Allah yang bisa membenahi, hanya Allah yang bisa memperbaiki. Bahkan, ada malin kundang menghancurkan bumi pertiwi," ujar Rano Karno.
Baca Juga: Atikoh Ganjar Minta Para Pendukung Tidak Goyah dalam Memilih Ganjar-Mahfud
Menurut Rano Karno, indikasi-indikasi kecurangan itulah yang menjadi tanda terpecah belahnya masyarakat. Padahal, pemilu adalah ajang pesta demokrasi bagi rakyat.
"Itu salah satu contoh betapa rusaknya komitmen kita sebagai bangsa, tidak pernah terbayangkan di benak. Kita akan terpecah belah kembali, tidak pernah terpikirkan kita bertengkar," ujarnya.
"Karena ini adalah pesta demokrasi, ini adalah pesta kita. Sekarang di antara kita saling bercuriga, untuk itulah istigasah ini kami lakukan di delapan kabupaten kota," tambahnya.
Anggota DPR Fraksi PDIP ini pun tak lupa mengajak ribuan jemaah yang hadir untuk memilih pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada 14 Februari mendatang.
"Tadi disampaikan pilihan kita pada 14 Februari, siapa (Ganjar Pranowo). Tidak harus saya ulangi lagi karena itu pilihan hati nurani," kata Rano Karno.
Dia pun menegaskan kalau dirinya sudah lama mengenal sosok Ganjar-Mahfud dari rekam jejak dan lain sebagainya.
Baca Juga: Buah Safari Politik, Siti Atikoh Optimis Menangkan Ganjar-Mahfud di Banten
"Saya tahu kinerja beliau (Ganjar). Dua periode memimpin pemerintahan daerah tidak mudah tapi alhamdulilah beliau sukses. Saya tahu sepak terjang Pak Mahfud MD. Beliau banyak memperbaiki bagian hukum di Indonesia. Itulah pasangan yang diharapkan bersama bisa membawa Indonesia Emas 2045," tandas mantan Gubernur Banten tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








