Akurat

Tolong…. Jangan Anggap Miring Kritikan Guru Besar

Roni Anggara | 5 Februari 2024, 21:36 WIB
Tolong…. Jangan Anggap Miring Kritikan Guru Besar

AKURAT.CO Kritikan para guru besar dari banyak universitas melalui petisi maupun suara keprihatinan diharapkan tidak dianggap miring. Sebaliknya, keresahan dari civitas akademika harus ditangkap oleh para elite politik Tanah Air.

Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menilai keliru kalau kampus harus dituding atau diragukan independensinya. Seharusnya bangsa ini bersyukur masih adanya lentera moral walau dituding samar.

“Kita bersyukur kampu-kampus kemarin mengingatkan kita semua, mengingatkan Pak Jokowi, mengingatkan pemerintah, mengingatkan bangsa Indonesia. Ini lampu merah, warning,” kata Imin di Sragen, Jateng, Senin (5/2/2024).

Baca Juga: Sikapi Gelombang Petisi, Jokowi Santai Saja

Dia mengapresiasi positif datangnya keresahan dari lingkungan akademik, sebagai sinyal bahaya bangsa kita. Artinya, praktik lancung kesewenangan perlu diwaspadai dan sudah berada pada tataran yang mengkhawatirkan.

“Bahwa terjadi penyelewengan dan salah arah dalam pemerintahan dan kenegaraan ini. Kalau ini peringatan dari kekuatan moral, seluruh rakyat Indonesia, seluruh elite-elite atau pun masyarakat mestinya menjadikan ini sebagai peringatan dan kekuatan moral untuk kita waspada,” ujarnya.

Baca Juga: Petisi Kampus Cermin Melorotnya Wibawa  Jokowi

Imin berharap gelombang kritik yang berdatangan menjadi sinyalemen untuk menyelamatkan bangsa dari kerusakan yang lebih masif.

“Kalau (guru besar) sudah keluar kandang ini artinya sudah 'lampu merah' untuk Indonesia,” kata dia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.