Akurat

Megawati: Hei Polisi, Jangan Lagi Intimidasi Rakyatku

Paskalis Rubedanto | 3 Februari 2024, 19:14 WIB
Megawati: Hei Polisi, Jangan Lagi Intimidasi Rakyatku

AKURAT.CO Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, mengaku diingatkan oleh kedua anaknya, yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo untuk sabar menghadapi intimidasi.

"Ibu hari hari ini, ngomong sama Mbak Puan, ngomong sama Mas Nanan. Bilangnya gini 'Mama sabar, sabar, sabar', ngomong sabarnya tiga kali lho," kata Megawati, di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).

Baca Juga: Megawati Minta Anggota PDIP Menangkan Ganjar-Mahfud: Kalau Tidak Bisa Satu Putaran, Keluar Saja

Kendati demikian, Mega mengaku tidak bisa sabar lagi melihat kekuasaan yang disalahgunakan, dengan cara mengintimidasi masyatakat.

"Eh tapi lama-lama kok enggak sabar ya, karena saya enggak bisa lihat bahwa yang namanya kekuasaaan itu dipergunakan untuk mengintimidasi yang sama-sama rakyat Indonesia," ucap Mega.

"Yang mempunyai hak yang sama di dalam konstitusi kita, yang dibuat oleh para pendiri dan pejuang kita, dikatakan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama, sama, sama, di mana? Di mata hukum," sambungnya.

Baca Juga: Didukung Keluarga Besar Alumni Gontor, Anies Baswedan: Minta Doa agar Bisa Menjalankan Amanah

Dia pun menegaskan lagi kepada para aparat kepolisian dan TNI untuk tidak lagi mengintimidasi. Apa lagi sampai dicegat, karena kata dia, PDIP merupakan parpol yang sah untuk mengikuti Pemilu 2024 secara demokratis.

"Ingat, hei polisi jangan lagi intimidasi rakyatku. Hei tentara jangan lagi intimidasi rakyatku. PDI Perjuangan adalah partai sah di republik ini, artinya dizinkan untuk mengikuti yang namanya Pemilu," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.