Optimis Masa Depan Indonesia Gemilang, Prabowo Ingatkan Jangan Mau Ditakuti Antek Asing

AKURAT.CO Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto meyakinkan rakyat bahwa masa depan Indonesia gemilang. Dia mengingatkan agar masyarakat tidak terhasut pihak yang berupaya menakut-nakuti dengan narasi bahwa masa depan Indonesia suram.
"Masa depan kita gemilang, masa depan kita bagus. Kalau ada yang menakut-nakuti rakyat, jangan terlalu didengarkan," ucap Prabowo di hadapan ratusan ribu warga di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditulis Senin (29/1/2024).
Dia menduga, penggiringan narasi ketakutan akan masa depan Indonesia tersebut merupakan bagian upaya pihak asing yang selalu menginginkan Indonesia menjadi miskin dan terus mengeruk potensi kekayaan negara.
"Jangan-jangan mereka itu antek-antek bangsa asing yang selalu mau Indonesia miskin. Itu dari dulu (upaya menakuti), mereka selalu menggarong kekayaan kita," ungkapnya.
Prabowo menegaskan, dirinya bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM) bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak rela menghendaki Indonesia terus berada di bawah kaki pihak asing yang menginginkan Indonesia terus lemah dan tidak maju.
"Pak Jokowi tidak mau, Pak SBY tidak mau, Prabowo Subianto tidak mau, Gibran Rakabuming Raka tidak mau, Koalisi Indonesia Maju tidak mau lagi Indonesia selalu menjadi hisapan darah bagi bangsa lain. Kita tidak mau," tegasnya.
Baca Juga: Ini Jurus Ganjar Berantas Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan
Oleh karena itu, menurutnya pemilu 2024 ini sangat penting untuk memiliki pemimpin yang tegas dan berani bersikap membawa Indonesia menjadi negara yang percaya diri untuk berdiri di kaki sendiri.
"Pemilihan tahun ini sangat penting, banyak kekuatan yang ingin Indonesia pecah, banyak kekuatan yang ingin Indonesia terus lemah. Mereka tidak ingin Indonesia menjadi negara maju," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









