Soal Aparat Bekingi Mafia Tambang, Mahfud Sentil Balik KSAD Maruli

AKURAT.CO Menko Polhukam yang juga cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, menyentil balik KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Menantu Menko Marves, Luhut Pandjaitan mempertanyakan, aparat mana yang disinggung oleh Mahfud jadi beking mafia tambang.
Mahfud mengatakan, Maruli bisa berkoordinasi langsung dengan KPK kalau ingin mengetahui data pasti dan TNI AD mau melakukan pembenahan. Sebab, Ketua KPK Nawawi Pomolango sudah mengungkapkan hal itu pada acara Paku Integritas yang menghadirkan tiga paslon capres-cawapres.
"Ketua KPK menyatakan, di Indonesia banyak mafia-mafia tambang dan lain-lain itu dibeking oleh aparat, pejabat, dan seluruhnya, sehingga sumber korupsinya di situ," kata Mahfud, di Jakarta, Selasa (23/1/2024).
Baca Juga: Kekerasan Aparat Terulang, DPR Harus Evaluasi KSAD Maruli Simanjuntak
Menurut Maruli, terminologi aparat yang disampaikan Mahfud pada debat cawapres, Minggu (21/1/2024), tidak spesifik. Malahan, aparat yang dimaksud bisa jadi berasal dari kalangan sipil.
Sekalipun begitu, Maruli memastikan prajurit yang terbukti membekingi tambang ilegal dikenakan sanksi. Mengenai ini, sudah banyak contohnya baik yang dipidanakan maupun kena demosi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









