Momen Mahfud Pertanyakan Komitmen Jokowi Soal Impor Komoditas Pangan ke Gibran

AKURAT.CO Dalam debat keempat cawapres yang digelar KPU RI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Mahfud MD mempertanyakan komitmen Presiden Jokowi untuk stop impor sejumlah komoditas pangan.
Pertanyaan itu dilayangkan untuk calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dalam sesi tanya jawab yang diberikan oleh moderator.
"Dalam sebuah debat presiden, itu Pak Prabowo mengatakan bahwa Pak Jokowi menyampaikan tidak akan mengimpor komoditas-komoditas pangan jika nanti terpilih menjadi presiden," ujar Mahfud kepada Gibran, di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (21/1/2024).
Baca Juga: Menutup Debat, Mahfud Kutip Syair Ebiet G. Ade dan Pesan Gus Dur
Bahkan Mahfud menilai, mafia impor komoditas pangan di dalam negeri justru semakin banyak di rezim pemerintahan Jokowi.
"Pak Jokowi bilang tidak akan impor, tapi sampai sekarang kita masih mengimpor banyak, malah semakin banyak mafianya impor mengimpor bahan pangan itu," kata Mahfud.
Untuk menegaskan pernyataannya, Mahfud pun membuka data terbaru untuk impor komoditas pangan di Indonesia.
"Faktanya per hari ini catatan datanya ini harus dibaca ini impor kedelai 2 juta ton, susu 280 juta ton, gula pasir 4 juta ton, beras 2,8 juta ton, daging sapi 160 juta ton, ini hasilnya seberapa," ungkap Mahfud.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menilai, sejumlah kebijakan impor dan banyaknya mafia impor di dalam negeri membuat petani Indonesia merugi.
Baca Juga: Mahfud Emosi Ditanya Gibran Soal Inflasi Hijau
Dia pun mempertanyakan komitmen kedaulatan pangan yang ditujukan kepada Gibran lantaran angka impor komoditas pangan yang malah semakin bertambah di rezim Jokowi.
"Ini hasilnya seberapa dari debat dulu yang tanggal 17 Juli itu? Perkembangannya seperti apa? Semakin banyak nih angkanya, semakin banyak nih impornya, semakin terdiversifikasi juga impornya dari data ini," tanya Mahfud.
Kendati demikian, pertanyaan tersebut tidak terjawab dengan benar oleh Gibran, dia justru meminta Mahfud untuk tidak menggiring narasi negatif kepada masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR








