Riset Membuktikan, Program Makan Siang Gratis di Sekolah Bermanfaat untuk Akademik Anak

AKURAT.CO Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Hamdan Hamedan, membeberkan fakta bahwa program makan siang gratis di sekolah dapat membawa manfaat bagi akademik anak.
Hal itu, kata Hamdan, telah dibuktikan melalui ratusan riset. Selain dari sisi akademik, manfaat lain dari program makan siang gratis yaitu mengurangi gizi buruk, serta membantu ekonomi keluarga hingga nasional.
Laporan ‘True Cost of Food: School Meals Case Study’ menunjukkan manfaat program makan siang gratis di sekolah-sekolah Amerika Serikat (AS) bagi kesehatan dan ekonomi.
“Dengan 30 juta siswa di AS yang mendapat manfaat, program ini menelan biaya sekitar USD18,7 miliar per tahun. Tapi manfaat kesehatan dan ekonomi yang dihasilkan mencapai USD40 miliar, dengan keuntungan sekitar USD21 miliar,” lanjut Hamdan melalui tulisan di akun Instagram pribadinya, @hamdan.hamedan, ddikutip Kamis (18/1/2024).
Baca Juga: Skandal Pajak Neymar, Polisi Gerebek Kantor Kementerian Ekonomi Prancis
Ia menjelaskan, laporan yang sama juga menunjukkan program ini berpotensi menambah manfaat sebesar USD10 miliar, khususnya dengan fokus pada bahan makanan lokal, sehat, dan berkelanjutan.
Sebagai salah satu negara yang telah mengimplementasikan program makan siang gratis, AS dilaporkan telah menerapkan program ini untuk seluruh siswa, tidak hanya siswa dari keluarga yang kurang mampu. Kemudian, banyak negara bagian di AS yang saat ini tengah berupaya untuk melakukan langkah yang sama.
“Di negara kaya seperti AS pun, TIDAK BERARTI semua orang tua mampu memberikan makanan yang bergizi untuk anaknya. Biaya makan pagi dan siang bagi anak-anak di AS bisa mencapai Rp23 juta per tahun per anak. Ini bukan hal yang mudah bagi keluarga kurang mampu,” tulis Hamdan.
Dalam unggahan yang sama, Hamdan kemudian mengutip pernyataan Direktur Nutrisi St. Paul Public Schools, Stacy Koppen yang mengungkap alasan negara bagian seperti Minnesota membiayai program ini.
Baca Juga: Tersangka Penyebar Video Syur Dihukum Tiga Tahun Penjara, Rebecca Klopper: Aku Hormati Hukum
“Alasannya agar para siswa tidak perlu memikirkan urusan perut. Dengan demikian, mereka bisa datang dan fokus belajar di sekolah. Manfaat lainnya dari progam ini dapat terlihat di Albuquerque, New Mexico, di mana tingkat kehadiran siswa justru meningkat.” kutipnya.
Secara umum, 3 faktor utama yang menyebabkan para siswa tertarik pada program ini adalah makanan yang enak; gratis; dan dapat mengetahui menu makanan terlebih dahulu. Lebih lanjut, 85% siswa tertarik jika makanan diberikan secara gratis.
“Survei Urban Institute juga menemukan bahwa mayoritas orang tuanya pun mendukung program ini (76 persen),” pungkas Hamdan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok






