Hilirisasi Digital Prabowo-Gibran Solusi Cemerlang Hadapi Era Baru

AKURAT.CO Penerapan hilirisasi digital yang digagas paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka disebut menawarkan jalan keluar bagi bisnis teknologi digital di Indonesia.
Menurut Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, hilirisasi digital merupakan gagasan mendasar dalam membangun ekonomi digital dari hulu hingga hilir.
Ia menjelaskan, pemanfaatan digitalisasi di bidang lain sama pentingnya dengan pengembangan aplikasi di industri transportasi atau ritel.
Dua komponen utama solusi hilirisasi digital Prabowo-Gibran adalah digitalisasi rantai pasokan industri penting dan pertumbuhan perangkat digital dan infrastruktur jaringan.
Baca Juga: Dalil-dalil Disunahkannya Puasa Sunah di Bulan Rajab, Supaya Tidak Salah Paham
Hal ini antara lain mencakup e-commerce khusus pangan dan Internet of Things Smartfarming sebagai aplikasi teknologi di bidang pertanian.
"Digitalisasi akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam proses industri di semua lini. Contoh di pertanian bisa menggunakan teknologi untuk pengembangan pupuk dan bibit unggul, IoT Smartfarming, atau e-commerce khusus pangan," kata Budiman dikutip, Senin (15/1/2024).
Selain memajukan industri pangan, transportasi, ritel, logistik, dan pertambangan, solusi hilirisasi digital Prabowo-Gibran juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, yakni mencapai Rp11.000 triliun.
Metode ekosistem yang diberi nama DNA (Device, Network, and Application) diperkirakan akan menaikkan harga komoditas data Indonesia. Namun seiring dengan meluasnya pengelolaan data digital, keamanan siber menjadi komponen penting yang harus diperkuat.
Baca Juga: MateBook D14 Terbaru Meluncur 25 Januari di HUAWEI Official Store, Simak Promonya!
Hilirisasi digital yang diusulkan oleh Prabowo-Gibran mungkin bisa membantu Indonesia berkembang di sejumlah bidang penting.
Strategi ini tidak hanya mengatasi permasalahan PHK massal seperti yang dialami Google, namun juga menempatkan Indonesia pada posisi yang berperan penting dalam ekonomi digital global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







