Majunya Gibran Disorot New York Times: Perkuat Demokrasi atau Dinasti?

AKURAT.CO Majunya Gibran Rakabuming pada Pilpres 2024 turut disorot media “New York Times” yang menjadikannya topik utama (headline) dalam rubrikasi dunia. Media ternama asal Amerika Serikat (AS), mempertanyakan apakah majunya Gibran bakal memperkuat demokrasi atau mengubahnya menjadi dinasti.
Judul besar tersebut turut menyertakan foto Gibran bersama capres Prabowo Subianto berdiri dari atas mobil terbuka, melambaikan tangan kepada massa pendukung. Prabowo-Gibran merupakan pasangan capres-cawapres nomor urut 2, yang berkompetisi melawan pasangan nomor urut 1, Anies-Muhaimin dan paslon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.
“Putra presiden menghiasi pemilu Indonesia. Apakah itu demokrasi atau dinasti?” tulis judul utama “New York Times”, yang bisa dibaca secara daring, Sabtu (6/1/2024).
Baca Juga: 2024, Pertarungan Pro Demokrasi Vs Politik Dinasti
“New York Times” menyinggung, banyak kritikus yang menganggap majunya Gibran menandakan demokrasi yang dibangun susah payah di Indonesia, mengalami kemunduran di bawah pemerintahan Presiden Jokowi. Padahal Jokowi bukan pemain utama dalam percaturan perpolitikan kita.
Majunya Gibran meninggalkan jejak kontroversial dari putusan MK Nomor 90, yang menambah norma syarat capres-cawapres. Imbas putusan tersebut, Anwar Usman, yang memiliki relasi famili dengan Gibran dan Jokowi, dinyatakan melanggar etik dan dipecat dari jabatan Ketua MK.
Tanpa putusan MK, Gibran tidak bisa dipinang Prabowo, yang juga menjabat Menhan RI maju Pilpres 2024. Majunya Gibran juga diwarnai beragam insiden yang mengundang pertanyaan netralitas Kepala Negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas








