Baliho Sering Dicopot, Ganjar Serukan Kampanye Door to Door

AKURAT.CO Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyerukan kampanye door to door kepada para relawan. Ganjar menyerukan hal itu menyikapi maraknya pencopotan baliho maupun spanduk Ganjar-Mahfud di sejumlah daerah.
Menurut Ganjar, pencopotan baliho sudah biasa dan bukan lagi menjadi kabar yang mengejutkan. Namun upaya kampanye harus terus dilakukan, salah satunya mengintensifkan pendekatan kepada masyarakat melalui pintu ke pintu.
"Sudah biasa baliho Ganjar-Mahfud dicopot di mana-mana. Di Bali dicopot, kemudian saya ke Sumatera Utara, dicopot waktu itu. Kemarin, Pak Mahfud ke Banten, dipasang pagi, enggak sampai 2 jam dicopot," kata Ganjar, kepada relawan dan pendukung di Kantor Sekretariat Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP), Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Baca Juga: Gerindra: Kami Di Pihak Prabowo Tahu Betul Rasanya Baliho Hilang Atau Disobek
Ganjar meminta para relawan untuk merapatkan barisan dan terus turun ke bawah. Dia meyakini interaksi langsung dengan rakyat merupakan strategi kampanye yang tak kalah penting dibanding penguasaan jalur darat maupun udara.
"Waktunya tinggal 60 hari, itu dua bulan ya, waktu yang sangat pendek. Saya terima kasih atas laporannya, tadi dari koordinator katanya langsung datangi warga, ketuk pintu rumah, kemudian sosialisasi," ujarnya.
Dirinya juga mengingatkan gaya kampanye blusukan menjadi konsenterasi paslon capres-cawapres nomor urut 3. Gaya kampanye dengan menyapa masyarakat secara langsung dirasa sangat efektif, bahkan tak sedikit warga memberikan areal rumahnya untuk memasang spanduk atau baliho.
Baca Juga: PDIP: Foto Jokowi Lenyap Dari Baliho Ganjar-Mahfud, Tanpa Instruksi
"Saya terharu karena bapak-ibu pintar berkomunikasi dengan mereka, sehingga tiba-tiba masyarakat menyampaikan ‘Pak, pasanglah (baliho) di rumah kami, kami akan jaga’. Itu suara rakyat sejati, mereka bukan penakut, mereka punya nurani dan mereka punya cara untuk melawan dengan baik-baik," tuturnya.
Dia meminta relawan dan pendukung tidak sekadar menempel baliho atau poster atau stiker di rumah warga, tetapi menyempatkan waktu untuk ngobrol, menampung aspirasi dan menyampaikannya ke TPN Ganjar-Mahfud.
"Kalau ketemu dan ngobrol, bisa dapat hatinya. Kalau sudah love, kalau sudah suka, kalau sudah oke, maka dia akan menjaga dan tidak akan pernah bergeser," kata Ganjar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









