Apresiasi Jasa Ulama, Prabowo Kunjungi Tebuireng

AKURAT.CO Capres Prabowo Subianto mengunjungi Ponpes Tebuireng, Jombang, Jatim, Sabtu (11/11/2023). Prabowo merasa terhormat diundang hadir dan beraudiensi dengan para kiai serta ulama yang dianggap konsisten memperjuangkan umat.
Prabowo menganggap kiai dan ulama telah memperjuangkan umat dengan cara yang sejuk dan damai. Kunjungan Prabowo juga diselingi dengan menziarahi makam para tokoh termasuk Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
"Para kiai, para ulama memperjuangkan umat, memperjuangkan rakyat miskin, dengan sejuk dan damai," kata Prabowo.
Baca Juga: Satpol PP Turunkan Poster Ganjar-Mahfud, Polisi Pasang Baliho Prabowo-Gibran
Prabowo mengaku sudah menjadi tradisi bersilaturahmi ke Tebuireng dan menziarahi makam para tokoh. Selain makam Gus Dur, Prabowo juga menziarahi makam pendiri NU KH Hasyim Ashari, dan Wahid Hasyim.
"Saya memang sering ke sini (Tebuireng). Saya ziarah tadi di makam tokoh-tokoh Tebuireng, pendiri NU Kyai Haji Hasyim Ashari, Pak Wahid Hasyim, Gusdur semua ada di sini," ujar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Unggul Double Digit Vs Ganjar-Mahfud, Raih 52,1% Head to Head
Dirinya mengingatkan para kiai, ulama dan santri memiliki peran vital sejak era perjuangan. Kemerdekaan Indonesia sulit direbut tanpa peran seluruh tokoh agama.
“Peran Nahdlatul Ulama dalam merebut kemerdekaan Indonesia sangat besar, sangat vital. Selalu saya katakan, benar proklamasi kemerdekaan di Jakarta. Tapi ujian proklamasi itu diuji di Jawa Timur. Di Surabaya pada Oktober-November 1945 yang di sana peran para kiai, ulama, dan santri. Kita hadapi, kita tidak gentar,” kata Prabowo.
Baca Juga: Terima Dukungan Ulama Se-Jateng, Prabowo: Kita Percaya Kekuatan Doa
Wakil Rois Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah turut menyambut kedatangan Prabowo. Dirinya menilai, visi-misi dan program sudah sesuai dengan aspirasi para kiai dan warga NU Jatim.
"Jangan tanya kesiapan. Ini bukan masalah siap atau tidak siap. Yang jelas sudah cocok. Hatinya Pak Prabowo sudah cocok dengan hatinya para kyai NU. Apalagi program. Kita doakan beliau jadi presiden (2024 nanti)," kata Mutawakkil yang merupakan Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo.
Menurut KH Mutawakil berbagai program yang sudah dilakukan Presiden Jokowi, terutama yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, infrastruktur, hilirisasi berbagi komoditi, dan dana abadi pesantren harus dilanjutkan dengan berbagai perbaikan kalau ada kekurangan.
"Karena hatinya sama dan cocok. Kita pasti akan doakan dan kita bantu perjuangan beliau," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









