Akurat

Resmi Jadi Cawapres, Baju Putih Mahfud Tidak Mubazir

Citra Puspitaningrum | 19 Oktober 2023, 16:57 WIB
Resmi Jadi Cawapres, Baju Putih Mahfud Tidak Mubazir


AKURAT.CO Mahfud MD resmi tercatat sebagai cawapres setelah didaftarkan mendampingi capres Ganjar Pranowo ke KPU, Kamis (19/10/2023). Mahfud hadir ke KPU mengenakan baju putih yang telah disiapkan lima tahun lalu, ketika dirinya ditunjuk menjadi cawapres untuk Jokowi, namun batal pada menit-menit akhir.

Mahfud menganggap baju putih tersebut tidak mubazir, karena bisa digunakan juga. Dia menganggap penggunaan baju putih sesuai peruntukkannya hanya tertunda selama lima tahun.

"Tetapi ternyata ada pesan tuhan di baju ini, ditunda dulu untuk untuk dipakai ke KPU dan hari ini bisa dipakai untuk mendaftar," kata Mahfud, di Tugu Proklamasi, sebelum menuju Kantor KPU.

Baca Juga: Ribuan Pendukung Iringi Pendaftaran Ganjar-Mahfud Ke KPU

Berbeda dengan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) yang memulai rangkaian menuju KPU dengan berkunjung ke Kantor PKS, PKB, dan Nasdem, pasangan Ganjar-Mahfud menjadikan Tugu Proklamasi sebagai titik kumpul menuju KPU.

Setibanya di KPU, Mahfud kembali mengulangi pernyataannya.

"Baju yang saya pakai ini, baju putih ini, baju yang pada lima tahun yang lalu, saya siapkan untuk dipakai mendaftar ke KPU tapi tidak jadi," kata Mahfud.

Baca Juga: Ribuan Pendukung Iringi Pendaftaran Ganjar-Mahfud Ke KPU

Baju tersebut ditipkan ke ibunda di Madura. Tak dinyana, takdir kini memihak Mahfud, yang mengenakan baju putih tersebut sesuai maksudnya.

"Ketika saya mendapat pesan yang kemungkinan besar saya akan dibawa pencapresan oleh koalisi PDIP, PPP, Partai Hanura dan Perindo, tanggal 16 kemarin saya sowan ke ibu untuk mengambil baju yang tidak jadi dipakai ke KPU 5 tahun lalu, sekarang saya pakai ke KPU pada hari ini," tuturnya.

"Masih muat, kan badan saya sama dengan dulu," lanjut Menko Polhukam itu.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.