Pertemuan SBY-Jokowi Didorong Ketum Parpol Pendukung Prabowo

AKURAT.CO Pertemuan antara Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhyono (SBY) dengan Presiden ke-7 RI Jokowi yang terjadi pada awal Oktober 2023, merupakan inisiatif dari para ketum parpol pendukung Prabowo Subianto sebagai capres. SBY yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, berada dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) pendukung Prabowo.
Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membantah, pertemuan keduanya, atau keakraban keduanya merupakan sinyal Demokrat bakal masuk kabinet. Sebaliknya, pertemuan keduanya untuk memperkuat silaturahmi, selepas pertemuan terakhir kali terjadi pada empat tahun yang lalu.
"Sebetulnya pertemuan itu didorong oleh para elite pimpinan parpol KIM. Demokrat ada dalam KIM, dan tentunya secara umum partai-partai pengusung adalah partai-partai yang ada dalam pemerintahan, sehingga kalau Pak SBY bertemu bersilaturahim dengan Presiden Jokowi akan bagus," kata AHY, dalam keterangan tertulis, yang diterima di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).
Baca Juga: Demokrat Dorong Prabowo Dikawinkan Dengan Khofifah
Dia menegaskan, pertemuan keduanya membahas peluang Demokrat masuk kabinet merupakan keliru. Apalagi dikaitkan dengan agenda tukar guling kursi menteri.
"Yang pasti tidak benar jika ada informasi yang beredar kalau pertemuan itu berbicara tentang semacam tukar guling. Bahwa jika kita mendukung cawapres tertentu, maka Demokrat akan mendapat jatah menteri. Tidak benar 100 persen, tidak ada pembicaraan terkait itu," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









