Parpol Pendukung Prabowo Rapat Di Anggrek Neli Murni, Ini yang Dibahas

AKURAT.CO - Partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) menggelar rapat di Kantor DPP Partai Golkar. Rapat diikuti oleh Sekjen dan sejumlah pengurus teras parpol pengusung Prabowo Subianto itu di Pilpres 2024.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, mengatakan rapat untuk menindaklanjuti gagasan program yang sudah disusun Prabowo agar bisa lebih mudah ditangkap oleh masyarakat.
"Ini pertemuan untuk mengelaborasi konsep awal dari pidato capres beserta seluruh turunan-turunan kebijakannya yang akan nanti disosialisasikan kepada seluruh jaringan kerja parpol dan relawan," kata Fahri di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni 11 A Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (20/9/2023).
Baca Juga: Sekjen Parpol Pendukung Prabowo Mulai Susun Strategi Pemenangan
"Agar semua keinginan, rencana dan kehendak awal dari capres kita bisa di tangkap dan diterima oleh rakyat dan masyarakat Indonesia secara akurat, begitu," sambungnya.
Prabowo berulang kali menyampaikan gagasan dan programnya saat pidato dalam berbagai kesempatan dan acara. Prabowo menyusun 17 program prioritas yang akan dijalankan jika dirinya sukses terpilih di Pilpres 2024 mendatang.
"Maka tema-tema pidato itu kita akan detailkan dan kita perkuat landasan teoritis dan data-datanya," kata Fahri.
Baca Juga: Prabowo Difitnah Tampar Wamentan, Berhentilah Merusak Indonesia
Melalui rapat ini, Fahri berharap seluruh program yang digagas Prabowo bisa lebih memantapkan apa yang sudah dikerjakan Presiden Joko Widodo, dan mampu berdampak langsung pada peningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Seluruh program yang direncanakan, yang melanjutkan pondasi terutama di bidang ekonomi, terutama yang sudah ditetapkan oleh presiden Jokowi itu dapat diteruskan. Yang punya efek langsung pada kesejahteraan dan kemandirian ekonomi rakyat Indonesia secara keseluruhan," pungkasnya.
Adapun, sekjen yang hadir dalam rapat ini diantaranya Eddy Soeparno dari PAN, Mahfuz Sidik dari Partai Gelora, Afriansyah Noor dari PBB, dan Lodewijk Freidrich Paulus dari Partai Golkar. Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dikabarkan tak bisa hadir dalam rapat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








