Akurat

Anies Cuek Elektabilitas Kecil, Imin Bilang Begini…

Roni Anggara | 15 September 2023, 14:35 WIB
Anies Cuek Elektabilitas Kecil, Imin Bilang Begini…

 

 

AKURAT.CO Capres Anies Baswedan cuek elektabilitasnya kecil berdasarkan survei terbaru SMRC. Sedangkan cawapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan hasil survei SMRC bakal dijadikan cambuk untuk mengerek elektabilitas pasangan yang sudah dideklarasikan Nasdem-PKB.

Anies tidak mempersoalkan rendahnya elektabilitas dari data SMRC. Dirinya juga menerima saja raihan survei SMRC yang dilakukan selama pada 5-8 September 2023.

"Ya enggak apa-apa," kata Anies, di Jakarta, Jumat (15/9/2023).

Secara terpisah, Imin menyebutkan, dirinya tak perlu mengomentari hasil survei dan memilih menjadikan data tersebut sebagai bahan untuk motivasi.

Baca Juga: Pemilih PKB Tak Lirik Pasangan Amin

"Silakan proses kita jadikan survei sebagai motivasi dan dorongan untuk bekerja dalam merebut hati rakyat," kata Imin, kepada wartawan, di halaman Masjid Al Fathu, Soreang, Bandung, Jabar.

Survei terbaru SMRC yang dilaksanakan selang dua-tiga hari selepas Nasdem-PKB mendeklarasikan pasangan Anies-Imin (Amin) menilai, duet tersebut belum memiliki daya kejut. Dalam simulasinya, SMRC menempatkan duet Amin mendapat dukungan publik sebesar 16,5 persen.

Raihan tersebut kalah dari pasangan Ganjar-Ridwan Kamil (35,4 persen) dan pasangan Prabowo-Erick mendapatkan 31,7 persen. "Saya melihat bahwa pasangan ini yang cukup surprising, dan diharapkan mungkin ada efek kejut, nampaknya tidak, tidak punya efek yang menaikkan secara siginifikan," kata Pendiri SMRC, Saiful Mujani, merilis hasil survei melalui Kanal Youtube, SMRC TV, dipantau di Jakarta, Kamis (14/9/2023).

Baca Juga: Tanpa PKS, Pasangan Amin Rugi

Data SMRC juga mengungkapkan pemilih PKB dominan mengalihkan dukungan kepada Prabowo-Erick Thohir dengan keterpilihan 38 persen. Sebanyak 30 persen memilih Ganjar-Ridwan Kamil.

"Memang kecenderungannya pada Ganjar dan Prabowo, tidak ke Anies PKB ini. Nah, ini tantangan bagi PKB dan Amin, untuk menarik dan meyakinkan pemilih PKB sendiri," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.