PAN Minta Isu Prabowo Dikendalikan Jokowi Tak Perlu Dibesar-besarkan Lagi: Itu Tidak Benar

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan dirinya tidak dikendalikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Dia menegaskan, Presiden Prabowo merupakan kepala negara yang memiliki kewenangan penuh sesuai mandat konstitusi.
"Setiap presiden ketika sudah menjabat sebagai presiden, beliau memiliki kewenangan yang sudah dimandatkan oleh Undang-Undang Dasar kepada kepala negara. Jadi beliau adalah presiden yang berdiri sendiri, memiliki kewenangan, dan menjalankan kewenangan itu dengan baik," tuturnya kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Sabtu (8/11/2025).
Baca Juga: Prabowo: Untuk Apa Takut Sama Pak Jokowi? Aku Hopeng Sama Beliau
Eddy menilai, isu yang menyebut Presiden Prabowo dikendalikan oleh pihak lain tidak berdasar dan tidak perlu dibesar-besarkan. Dia menekankan, hubungan baik antara Presiden Prabowo dan Jokowi merupakan hal yang wajar dan positif dalam konteks kenegaraan.
"Saya kira itu tidak perlu dihembuskan, tidak perlu dibesar-besarkan lagi. Hubungan baik yang terjalin di antara para kepala negara dan mantan kepala negara tentu suatu hal yang positif," ujarnya.
Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antara pemimpin bangsa merupakan bagian penting dari tradisi demokrasi yang sehat.
"Karena komunikasi terjalin dengan baik, silaturahmi terjalin dengan baik, kita bisa tetap melaksanakan tukar-menukar pengalaman. Dan ini, menurut saya, suatu kebiasaan yang sangat baik," imbuhnya.
Eddy menegaskan, hubungan baik tersebut tidak bisa dimaknai sebagai bentuk kendali politik. "Jika memang itu dikaitkan langsung dengan adanya isu bahwa Presiden Prabowo dikendalikan oleh presiden sebelumnya, Pak Jokowi, saya kira itu tidak benar," tegasnya.
Dia pun menegaskan bahwa Presiden Prabowo menjalankan kepemimpinannya secara independen dan sesuai dengan mandat konstitusi.
Baca Juga: Prabowo Ambil Alih Utang Whoosh, Ketua DPD: The Real Leader
"Pak Presiden Prabowo menjalankan hubungan baik dengan semua kepala negara di Indonesia, dan saat ini beliau adalah kepala negara yang menjalankan tugas berdasarkan kewenangan yang sudah dimandatkan kepada beliau," tandas Eddy.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rasa takut atau bahkan ada di bawah pengaruh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Prabowo menegaskan hubungan mereka selama ini terjalin baik dan penuh saling menghormati. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).
Dia menegaskan bahwa pengakuan terhadap capaian Jokowi bukan pertanda dirinya berada di bawah pengaruh atau kendali Jokowi. Dia juga membantah isu bahwa Jokowi menitipkan kepentingan tertentu setelah dia terpilih sebagai presiden.
"Pak Jokowi itu tidak pernah nitip apa-apa sama saya. Saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, tidak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng (teman baik) sama beliau, kok takut?" tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








