UI Perkuat Riset, FTUI Hadirkan Teknologi XPS untuk Inovasi Material dan Energi

AKURAT.CO Universitas Indonesia (UI) terus memperkuat kapasitas riset unggulannya. Kali ini, melalui Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) yang berhasil menghadirkan instrumen canggih X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS).
Dengan fasilitas ini, FTUI menjadi salah satu dari hanya tiga institusi di Indonesia yang memiliki teknologi XPS, bersama Universitas Diponegoro dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Instrumen tersebut diperoleh melalui hibah Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi (PUAPT) dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan akan dioperasikan di Analytical Laboratory yang merupakan bagian dari Energy Transition Laboratory (ETL).
Dekan FTUI, Kemas Ridwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kehadiran XPS merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset di lingkungan FTUI.
“Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kedalaman dan kualitas penelitian di bidang material dan energi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra industri dan akademisi, baik nasional maupun global,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
XPS merupakan instrumen berbasis efek fotolistrik yang digunakan untuk menganalisis komposisi unsur, kondisi kimia, hingga struktur elektronik pada permukaan material.
Baca Juga: William Heinrich Mundur dari Bursa Caketum HIPMI, Alihkan Dukungan ke Ade Jona Prasetyo
Dengan memanfaatkan radiasi sinar-X, alat ini mampu mengukur energi elektron yang terpancar untuk mengidentifikasi karakteristik unik setiap unsur secara presisi.
Kemampuannya dalam menganalisis hingga kedalaman beberapa nanometer menjadikan XPS sangat penting untuk pengujian berbagai jenis material, seperti logam, semikonduktor, polimer, nanomaterial, hingga katalis.
Hal ini relevan untuk mendukung riset pengembangan energi baru terbarukan, perangkat elektronik masa depan, serta inovasi material maju lainnya.
Kepala Laboratorium ETL, Hasbi Priadi, menambahkan bahwa kehadiran XPS akan menjadi katalisator riset unggulan FTUI sekaligus solusi berbasis teknologi bagi kebutuhan industri, khususnya dalam analisis kimia permukaan yang presisi dan komprehensif.
Lebih jauh, teknologi ini juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan kualitas baterai kendaraan listrik, pengembangan perangkat elektronik yang lebih efisien, hingga inovasi material ramah lingkungan untuk pengolahan limbah dan pengendalian polusi.
Di sektor industri, XPS dapat dimanfaatkan untuk memastikan kualitas dan keandalan produk, sehingga mendorong daya saing nasional.
Kehadiran XPS menjadi tonggak penting bagi UI dalam membangun ekosistem riset yang unggul dan inovatif.
Instrumen ini diharapkan mampu mengakselerasi posisi UI sebagai salah satu kampus teknik terdepan di Indonesia, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung transformasi energi dan peningkatan daya saing bangsa di tingkat global.
Baca Juga: Seminar Property Outlook 2026 di PIK Kupas Peluang dan Tantangan Pasar Properti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









