Akurat

Apa Saja Ciri Khas dari Gotong Royong? Ini Penjelasan Lengkapnya

Naufal Lanten | 15 Januari 2026, 12:07 WIB
Apa Saja Ciri Khas dari Gotong Royong? Ini Penjelasan Lengkapnya

AKURAT.CO Apa saja ciri khas dari gotong royong? Pertanyaan ini kerap muncul dalam materi pelajaran hingga pencarian informasi umum tentang budaya Indonesia. Gotong royong bukan sekadar kegiatan kerja bersama, tetapi telah menjadi identitas dan kepribadian bangsa yang hidup dalam keseharian masyarakat.

Mengutip Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong diartikan sebagai bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu). Konsep ini sudah mengakar sejak lama dan diwariskan dari generasi ke generasi sebagai nilai sosial yang memperkuat persatuan.

Lalu, apa yang membuat gotong royong begitu khas dan berbeda dari bentuk kerja sama lainnya? Berikut penjelasan lengkapnya.


Gotong Royong sebagai Identitas Bangsa Indonesia

Setiap negara memiliki karakter yang membedakannya dari bangsa lain. Indonesia dikenal sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kebersamaan, dan gotong royong menjadi salah satu wujud nyatanya.

Nilai gotong royong bahkan melekat erat dengan Pancasila, yang disebut sebagai kepribadian bangsa Indonesia. Para pendiri bangsa memasukkan semangat gotong royong ke dalam setiap sila Pancasila, mulai dari sila pertama hingga sila kelima, sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Gotong royong lahir dari kesadaran kolektif, bukan paksaan. Kegiatan ini dilakukan dengan niat membantu sesama demi kepentingan bersama, tanpa memikirkan keuntungan pribadi.


Istilah Gotong Royong di Berbagai Daerah Indonesia

Menariknya, gotong royong dikenal dengan sebutan yang berbeda-beda di setiap daerah, meskipun nilai dan semangatnya tetap sama. Beberapa istilah gotong royong di Indonesia antara lain:

  • Manunggal Sakato di Sumatera Barat

  • Gugur Gunung di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Song-Osong Lombhung di Madura

  • Ngayah di Bali

  • Pawonda di Nusa Tenggara Timur

  • Paleo di Kalimantan Utara (suku Dayak Lundayeh)

  • Mapalus di Minahasa

  • Helem Foi Kenambai Umbai di Papua

Keberagaman istilah ini menunjukkan bahwa gotong royong benar-benar hidup di seluruh penjuru Indonesia.


Apa Saja Ciri Khas dari Gotong Royong?

Secara umum, ciri khas gotong royong di hampir seluruh wilayah Indonesia memiliki kesamaan. Berikut beberapa ciri utamanya.

1. Dilakukan Secara Bersama-Sama

Gotong royong selalu melibatkan lebih dari satu orang. Pekerjaan yang terasa berat akan menjadi lebih ringan ketika dikerjakan bersama-sama.

2. Adanya Sikap Tolong-Menolong

Inti dari gotong royong adalah saling membantu. Setiap individu berkontribusi sesuai kemampuan tanpa merasa lebih tinggi atau lebih rendah dari yang lain.

3. Bertujuan untuk Kepentingan Umum

Kegiatan gotong royong umumnya dilakukan demi kepentingan bersama, seperti membersihkan lingkungan, memperbaiki jalan, membangun fasilitas umum, mendirikan tempat ibadah, atau membuat pos keamanan lingkungan.

4. Tidak Mengharapkan Imbalan

Salah satu ciri paling khas dari gotong royong adalah tidak adanya pamrih. Kegiatan ini dilakukan secara sukarela dan ikhlas tanpa mengharapkan bayaran atau keuntungan pribadi.


Ciri Khas Gotong Royong dalam Kehidupan Sosial

Selain ciri umum di atas, gotong royong juga memiliki karakter sosial yang kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

Gotong royong menumbuhkan rasa kebersamaan dan persatuan. Ketika masyarakat memiliki satu tujuan yang sama, pekerjaan menjadi lebih cepat, mudah, dan terasa ringan. Kerja sama antarindividu pun terjalin secara alami, menciptakan hubungan sosial yang harmonis.

Dalam konteks ini, gotong royong juga berfungsi sebagai modal sosial yang memperkuat suatu kelompok atau komunitas. Kepercayaan, toleransi, dan rasa saling menghargai tumbuh dari kebiasaan bekerja bersama.


Nilai-Nilai Pancasila dalam Gotong Royong

Gotong royong tidak bisa dipisahkan dari nilai-nilai Pancasila. Di dalamnya terkandung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, hingga keadilan sosial.

Itulah sebabnya gotong royong sering disebut sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Melalui gotong royong, masyarakat belajar untuk mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.


Manfaat Gotong Royong bagi Masyarakat

Keberadaan gotong royong memberikan banyak manfaat nyata, di antaranya mempererat hubungan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan meningkatkan persatuan dalam masyarakat. Selain itu, pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong biasanya lebih efisien dan produktif dibandingkan dikerjakan sendiri.

Gotong royong juga membantu menciptakan lingkungan sosial yang sehat, di mana setiap individu merasa saling membutuhkan dan dihargai.


Kesimpulan: Mengapa Gotong Royong Tetap Relevan?

Jadi, apa saja ciri khas dari gotong royong? Jawabannya terletak pada kebersamaan, tolong-menolong, kepentingan umum, dan keikhlasan tanpa pamrih. Nilai-nilai ini menjadikan gotong royong sebagai identitas sekaligus kekuatan budaya bangsa Indonesia.

Di tengah kehidupan modern yang serba individualistis, semangat gotong royong tetap relevan untuk menjaga solidaritas sosial dan persatuan. Karena pada dasarnya, manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri.

Kalau kamu tertarik memahami lebih banyak tentang nilai-nilai sosial dan budaya Indonesia, pantau terus artikel-artikel edukatif lainnya di AKURAT.CO.

Baca Juga: Apa Saja Bentuk Gotong Royong dalam Masyarakat? Ini Penjelasan Lengkap dan Contohnya

Baca Juga: Komitmen Prabowo dan Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Swasembada Pangan

FAQ

Apa yang dimaksud dengan gotong royong menurut KBBI?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gotong royong adalah bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu). Artinya, suatu kegiatan dilakukan secara kolektif agar beban pekerjaan menjadi lebih ringan.

Apa saja ciri khas dari gotong royong?

Ciri khas gotong royong antara lain dilakukan secara bersama-sama, adanya sikap saling tolong-menolong, bertujuan untuk kepentingan umum, serta dilakukan secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan.

Mengapa gotong royong disebut sebagai ciri khas bangsa Indonesia?

Gotong royong disebut sebagai ciri khas bangsa Indonesia karena telah menjadi kebiasaan turun-temurun dalam kehidupan masyarakat dan mencerminkan nilai kebersamaan, persatuan, serta solidaritas sosial.

Apa hubungan gotong royong dengan Pancasila?

Gotong royong memiliki hubungan erat dengan Pancasila karena nilai-nilai di dalamnya selaras dengan sila-sila Pancasila, mulai dari kemanusiaan, persatuan, musyawarah, hingga keadilan sosial.

Apakah gotong royong selalu dilakukan tanpa imbalan?

Ya, salah satu ciri utama gotong royong adalah tidak mengharapkan imbalan. Kegiatan ini dilakukan dengan ikhlas dan sukarela demi kepentingan bersama, bukan untuk keuntungan pribadi.

Sebutkan contoh kegiatan gotong royong di masyarakat!

Contoh kegiatan gotong royong antara lain membersihkan lingkungan, memperbaiki jalan desa, membangun fasilitas umum, mendirikan tempat ibadah, serta menjaga keamanan lingkungan melalui pos kamling.

Apa manfaat gotong royong bagi kehidupan sosial?

Gotong royong bermanfaat untuk mempererat hubungan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan persatuan dan kesatuan, serta membuat pekerjaan lebih cepat dan efisien.

Apakah istilah gotong royong sama di setiap daerah?

Tidak. Setiap daerah di Indonesia memiliki istilah berbeda untuk gotong royong, seperti Ngayah di Bali, Mapalus di Minahasa, dan Gugur Gunung di Jawa Tengah, meskipun maknanya tetap sama.

Mengapa gotong royong masih relevan di era modern?

Gotong royong tetap relevan karena manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Nilai kerja sama dan solidaritas dalam gotong royong membantu menjaga keharmonisan masyarakat di tengah kehidupan modern.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.