Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 161 Kurikulum Merdeka: Peran Tokoh dalam Peristiwa Perlawanan

AKURAT.CO Materi tentang perlawanan rakyat Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme kembali menjadi sorotan dalam pembelajaran IPS kelas 8. Salah satu yang paling banyak dicari adalah kunci jawaban IPS Kelas 8 halaman 161 Kurikulum Merdeka, khususnya pada Lembar Aktivitas 4 yang membahas peran tokoh-tokoh daerah dalam peristiwa perlawanan.
Topik ini termuat dalam Buku Ilmu Pengetahuan Sosial SMP Kelas VIII karya Supardi, dkk, terbitan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Tema 3 Nasionalisme dan Jati Diri Bangsa. Artikel ini merangkum jawaban secara lengkap dan runtut untuk membantu proses belajar serta koreksi hasil pekerjaan siswa.
Gambaran Umum Lembar Aktivitas 4 IPS Kelas 8 Halaman 161
Pada Lembar Aktivitas 4, siswa diminta melakukan aktivitas individu dengan menelusuri berbagai peristiwa perlawanan di daerah-daerah Indonesia. Tidak hanya menyebutkan nama perlawanan, siswa juga harus mengidentifikasi tokoh utama, peran tokoh tersebut, serta nilai keteladanan yang dapat dipetik dari perjuangannya.
Aktivitas ini bertujuan menumbuhkan pemahaman sejarah sekaligus membangun karakter melalui nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa.
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 161 Kurikulum Merdeka
Berikut rangkuman kunci jawaban Lembar Aktivitas 4 IPS Kelas 8 halaman 161 berdasarkan buku dan referensi yang digunakan dalam pembelajaran.
Perang Saparua di Ambon
Perlawanan rakyat Saparua di Ambon dipimpin oleh sosok yang sangat dikenal dalam sejarah Maluku.
-
Nama Tokoh: Kapitan Pattimura (Thomas Matulessy)
-
Peran dalam Peristiwa: Pemimpin perlawanan rakyat Saparua yang berhasil merebut benteng Belanda
-
Nilai Keteladanan: Rela berkorban, berani melawan penindasan, serta memiliki semangat juang tinggi
Kapitan Pattimura dikenal sebagai simbol perlawanan rakyat Maluku terhadap kesewenang-wenangan penjajah Belanda.
Perang Sisingamangaraja di Sumatera Utara
Perlawanan ini terjadi di wilayah Tanah Batak dan dipimpin oleh seorang raja yang memiliki pengaruh besar.
-
Nama Tokoh: Sisingamangaraja XII (Patuan Bosar Ompu Pulo Batu)
-
Peran dalam Peristiwa: Raja Batak sekaligus pemimpin perlawanan terhadap Belanda
-
Nilai Keteladanan: Keyakinan yang teguh, keberanian membela rakyat, serta rela berkorban hingga akhir hayat
Sisingamangaraja XII dikenal tidak hanya sebagai pemimpin politik, tetapi juga tokoh spiritual yang dihormati rakyatnya.
Perang Banjar
Perang Banjar dipicu oleh campur tangan Belanda dalam urusan Kesultanan Banjar.
-
Nama Tokoh: Pangeran Antasari (Gusti Inu Kartapati)
-
Peran dalam Peristiwa: Pemimpin perlawanan Kesultanan Banjar melawan Belanda
-
Nilai Keteladanan: Keberanian, kecerdasan strategi perang, serta sikap membela rakyat dari ketidakadilan
Perjuangan Pangeran Antasari menjadi simbol perlawanan rakyat Kalimantan terhadap penjajahan.
Perang Jagaraga di Bali
Perlawanan ini terjadi di Benteng Jagaraga sebagai bentuk penolakan terhadap dominasi Belanda di Bali.
-
Nama Tokoh: I Gusti Ketut Jelantik
-
Peran dalam Peristiwa: Pemimpin perang di Benteng Jagaraga
-
Nilai Keteladanan: Pantang menyerah, keberanian mempertahankan tanah kelahiran, serta menjaga adat dan budaya
I Gusti Ketut Jelantik dikenal gigih mempertahankan kedaulatan Bali hingga titik darah penghabisan.
Perlawanan Pattimura di Maluku
Selain Kapitan Pattimura, perlawanan di Maluku juga melibatkan tokoh perempuan yang berani.
-
Nama Tokoh: Christina Martha Tiahahu
-
Peran dalam Peristiwa: Pemimpin perang gerilya rakyat Maluku
-
Nilai Keteladanan: Cinta tanah air, keberanian, dan semangat juang tanpa pamrih
Christina Martha Tiahahu menjadi bukti bahwa perempuan juga berperan besar dalam sejarah perjuangan bangsa.
Baca Juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 7 Kurikulum Merdeka: Aktivitas Kelompok
Baca Juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 294 Kurikulum Merdeka: Tema 4 Pembangunan Ekonomi
Mengapa Banyak Perlawanan Bangsa Indonesia Mengalami Kegagalan?
Setelah mempelajari berbagai perlawanan daerah, siswa diminta menganalisis penyebab kegagalan perjuangan bangsa Indonesia melawan kolonialisme dan imperialisme. Berikut jawaban yang sesuai dengan materi buku:
-
Perjuangan masih bersifat lokal atau kedaerahan
-
Kurangnya persatuan dan kesatuan antardaerah
-
Rasa nasionalisme yang belum tumbuh kuat
-
Keterbatasan persenjataan karena masih menggunakan senjata tradisional
-
Mudah diadu domba oleh penjajah
-
Perencanaan yang lemah serta minimnya pendidikan
Faktor-faktor inilah yang kemudian menjadi pelajaran penting bagi lahirnya pergerakan nasional di masa berikutnya.
Tujuan Adanya Kunci Jawaban IPS Kelas 8
Kunci jawaban IPS Kelas 8 halaman 161 Kurikulum Merdeka disediakan bukan untuk menggantikan proses belajar, melainkan sebagai bahan evaluasi. Siswa tetap dianjurkan mengerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu, lalu mencocokkan hasilnya agar pemahaman semakin kuat.
Materi perlawanan rakyat Indonesia ini menjadi fondasi penting dalam memahami nilai nasionalisme, persatuan, dan cinta tanah air.
Penutup
Melalui pembahasan lengkap kunci jawaban IPS Kelas 8 halaman 161 Kurikulum Merdeka, siswa diharapkan tidak hanya mengetahui jawaban soal, tetapi juga memahami makna perjuangan para tokoh bangsa. Nilai keberanian, pengorbanan, dan semangat melawan ketidakadilan tetap relevan hingga saat ini.
Kalau kamu tertarik dengan pembahasan materi IPS lainnya atau kunci jawaban Kurikulum Merdeka, pantau terus update artikel edukatif selanjutnya di AKURAT.CO.
Baca Juga: Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 84 Terbaru: Tema 2 Kemajemukan Masyarakat Indonesia
FAQ
Apa yang dibahas dalam IPS Kelas 8 halaman 161 Kurikulum Merdeka?
IPS Kelas 8 halaman 161 Kurikulum Merdeka membahas peran tokoh-tokoh daerah dalam peristiwa perlawanan rakyat Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme melalui Lembar Aktivitas 4.
Apa itu Lembar Aktivitas 4 IPS Kelas 8 halaman 161?
Lembar Aktivitas 4 merupakan tugas individu yang meminta siswa mencari informasi tentang perlawanan di berbagai daerah Indonesia, lalu mengidentifikasi nama tokoh, peran dalam peristiwa, serta nilai keteladanan yang dapat diambil.
Siapa tokoh utama dalam Perang Saparua di Ambon?
Tokoh utama dalam Perang Saparua di Ambon adalah Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy, yang berperan sebagai pemimpin perlawanan rakyat terhadap Belanda.
Apa nilai keteladanan dari perjuangan Sisingamangaraja XII?
Nilai keteladanan dari Sisingamangaraja XII antara lain keyakinan yang teguh, keberanian membela rakyat, semangat juang tinggi, serta kerelaan berkorban dalam melawan penjajahan.
Siapa pemimpin Perang Banjar dan apa perannya?
Pemimpin Perang Banjar adalah Pangeran Antasari. Ia berperan sebagai pemimpin perlawanan Kesultanan Banjar terhadap campur tangan Belanda dalam urusan pemerintahan dan rakyat.
Mengapa Perang Jagaraga di Bali dipimpin oleh I Gusti Ketut Jelantik?
I Gusti Ketut Jelantik memimpin Perang Jagaraga karena ia merupakan tokoh yang berani mempertahankan wilayah Bali, adat istiadat, serta kedaulatan rakyat dari penjajahan Belanda.
Siapa Christina Martha Tiahahu dalam perlawanan Maluku?
Christina Martha Tiahahu adalah tokoh perempuan pejuang dari Maluku yang berperan sebagai pemimpin perang gerilya dan dikenal memiliki semangat cinta tanah air yang tinggi.
Mengapa banyak perlawanan bangsa Indonesia mengalami kegagalan?
Banyak perlawanan mengalami kegagalan karena masih bersifat kedaerahan, kurangnya persatuan dan nasionalisme, keterbatasan senjata, mudah diadu domba, serta lemahnya perencanaan dan pendidikan.
Apakah kunci jawaban IPS Kelas 8 halaman 161 boleh langsung digunakan siswa?
Kunci jawaban sebaiknya digunakan setelah siswa mengerjakan soal secara mandiri, agar dapat berfungsi sebagai bahan koreksi dan evaluasi pemahaman materi.
Apa tujuan mempelajari perlawanan rakyat Indonesia dalam IPS Kelas 8?
Tujuan pembelajaran ini adalah agar siswa memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneladani nilai nasionalisme, keberanian, persatuan, dan cinta tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








