Akurat

Cara Menulis Curriculum Vitae yang Mudah Dipahami

Wahyu SK | 12 Januari 2026, 21:15 WIB
Cara Menulis Curriculum Vitae yang Mudah Dipahami

AKURAT.CO Curriculum vitae atau CV adalah dokumen penting yang menjadi kesan pertama pelamar di mata perekrut.

Curriculum vitae yang baik bukan hanya lengkap, tetapi juga mudah dipahami, ringkas, dan relevan dengan posisi yang dilamar.

Sayangnya, masih banyak CV yang terlalu panjang, bertele-tele, atau justru membingungkan sehingga gagal menarik perhatian HRD.

Artikel ini membahas cara menulis CV yang mudah dipahami, mulai dari struktur, isi, hingga gaya bahasa agar peluang lolos seleksi semakin besar.

Mengapa Curriculum Vitae Harus Mudah Dipahami?

Dalam proses rekrutmen, perekrut biasanya hanya memiliki waktu singkat untuk membaca satu CV.

Jika informasi penting sulit ditemukan atau susunannya tidak jelas, CV berisiko langsung terlewat.

CV yang mudah dipahami membantu perekrut dengan cepat mengetahui siapa pelamar, apa keahliannya, serta mengapa ia cocok untuk posisi tertentu. Karena itu, kejelasan dan kerapian menjadi kunci utama.

Struktur Dasar CV yang Efektif

CV yang baik memiliki struktur yang jelas dan konsisten. Informasi disusun dari yang paling penting hingga pendukung.

Bagian awal CV sebaiknya berisi data diri singkat, seperti nama lengkap, nomor telepon aktif, alamat email profesional dan domisili.

Hindari mencantumkan informasi yang tidak relevan seperti status pernikahan atau agama, kecuali diminta secara khusus.

Setelah itu, cantumkan ringkasan profil atau deskripsi singkat tentang diri Anda.

Ringkasan ini berfungsi sebagai gambaran awal yang menjelaskan latar belakang, pengalaman, atau minat profesional secara padat.

Menuliskan Riwayat Pendidikan dan Pengalaman Kerja

Riwayat pendidikan ditulis secara kronologis terbalik, dimulai dari jenjang terakhir. Sertakan nama institusi, jurusan, dan tahun pendidikan.

Jika masih mahasiswa atau fresh graduate, bagian pendidikan bisa diletakkan sebelum pengalaman kerja.

Untuk pengalaman kerja, tuliskan posisi, nama perusahaan, dan periode kerja.

Jelaskan tugas dan pencapaian dengan kalimat singkat, jelas, dan fokus pada hasil. Gunakan kata kerja aktif agar deskripsi lebih mudah dipahami.

Menampilkan Keahlian dengan Jelas

Bagian keahlian sebaiknya disusun secara ringkas dan relevan dengan posisi yang dilamar. Pilah antara keahlian teknis dan non-teknis agar perekrut lebih mudah membaca.

Hindari mencantumkan terlalu banyak keahlian yang tidak berkaitan. CV yang fokus justru terlihat lebih profesional dan terarah.

Gunakan Bahasa yang Sederhana dan Profesional

Bahasa dalam CV harus formal, singkat, dan mudah dipahami. Hindari penggunaan istilah yang terlalu teknis jika tidak diperlukan. Kalimat yang terlalu panjang justru membuat informasi sulit ditangkap.

Selain itu, konsistensi gaya bahasa juga penting. Gunakan satu jenis bahasa, baik Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, sesuai dengan kebutuhan lowongan.

Desain CV yang Bersih dan Rapi

Tampilan visual CV memengaruhi kenyamanan membaca. Gunakan font yang mudah dibaca, ukuran huruf yang proporsional, serta spasi yang cukup.

Sebaiknya CV tidak lebih dari dua halaman, kecuali untuk posisi tertentu yang memang membutuhkan detail lebih. Desain yang sederhana namun rapi akan lebih disukai daripada desain berlebihan.

Kesalahan Umum dalam Menulis CV

Banyak pelamar masih melakukan kesalahan seperti menulis CV terlalu panjang, mencantumkan informasi tidak relevan, atau menggunakan alamat email yang tidak profesional.

Kesalahan lainnya adalah tidak menyesuaikan CV dengan posisi yang dilamar. CV yang sama untuk semua lowongan cenderung kurang efektif.

FAQ tentang Penulisan CV

Apakah CV harus satu halaman?
Idealnya satu hingga dua halaman, tergantung pengalaman dan kebutuhan posisi.

Apakah perlu mencantumkan foto di CV?
Tergantung kebijakan perusahaan. Jika diminta, gunakan foto formal dan profesional.

Apakah CV harus selalu diperbarui?
Ya. CV sebaiknya diperbarui setiap kali ada pengalaman atau keahlian baru.

Menulis curriculum vitae yang mudah dipahami tidak harus rumit. Dengan struktur yang jelas, bahasa sederhana, dan fokus pada informasi penting, CV dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan diri dan meningkatkan peluang diterima kerja.

Laporan: Arika Yafi Fawazzain/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK