5 Cara Menulis Deskripsi Diri di CV yang Bikin HRD Tertarik

AKURAT.CO Menarik perhatian perusahaan tidak hanya bergantung pada daftar riwayat pendidikan atau pengalaman kerja yang kamu miliki.
Faktanya, bagian deskripsi diri sering kali menjadi salah satu poin penentu apakah seorang kandidat layak dipertimbangkan lebih lanjut oleh HRD.
Melalui deskripsi diri yang ditulis dengan baik, kamu bisa menunjukkan kepribadian, semangat, dan potensi yang membuatmu menonjol di antara pelamar lainnya.
Oleh karena itu, menulis deskripsi diri di CV harus dilakukan dengan strategi yang tepat agar memberikan kesan profesional dan menarik sejak pertama kali dibaca.
Baca Juga: Cara Mengoperasikan Transmisi D-CVT pada Toyota Avanza Terbaru
Berikut beberapa cara menulis deskripsi diri di CV agar menarik perhatian HRD:
1. Gunakan Kalimat Singkat, Padat, dan Jelas
Tulislah deskripsi diri dengan bahasa yang lugas dan profesional. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau kata-kata umum seperti “rajin” dan “disiplin” tanpa bukti konkret.
Fokuslah pada tiga hal utama:
Siapa kamu
Keahlian yang kamu miliki
Tujuan karier yang ingin dicapai
Contoh:
“Lulusan Manajemen Bisnis dengan pengalaman dua tahun di bidang pemasaran digital. Terbiasa mengelola kampanye media sosial dan menganalisis strategi promosi untuk meningkatkan engagement.”
2. Sesuaikan dengan Posisi yang Dilamar
Pastikan deskripsi diri relevan dengan posisi yang kamu lamar. Perhatikan kualifikasi atau kata kunci yang tercantum dalam lowongan kerja, lalu gunakan istilah yang sejalan dalam deskripsi dirimu.
Misalnya:
Untuk posisi Marketing, tonjolkan kreativitas, kemampuan komunikasi, dan strategi promosi.
Untuk posisi Administrasi, fokus pada ketelitian, kemampuan manajemen waktu, dan tanggung jawab.
Contoh:
“Individu teliti dan terorganisir dengan pengalaman dalam pengelolaan dokumen administrasi serta koordinasi kegiatan kantor.”
3. Tampilkan Keahlian dan Pengalaman yang Relevan
Pilih satu atau dua kemampuan utama yang paling relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Jika memungkinkan, tambahkan pencapaian atau hasil kerja yang bisa diukur untuk memperkuat nilai jualmu di mata HRD.
Contoh:
“Berhasil meningkatkan penjualan produk hingga 30% melalui strategi pemasaran digital yang efektif.”
4. Gunakan Bahasa Profesional dan Positif
Bahasa yang kamu gunakan mencerminkan kepribadian dan profesionalismemu. Gunakan kata kerja aktif seperti mengembangkan, meningkatkan, atau berkontribusi agar deskripsi terlihat hidup dan percaya diri. Hindari kalimat pasif atau kata-kata negatif yang bisa menurunkan kesan positif.
Contoh:
“Berkomitmen untuk terus belajar dan berkontribusi dalam pengembangan strategi bisnis yang berkelanjutan.”
5. Perbarui Deskripsi Diri Secara Berkala
Deskripsi diri di CV bukan sesuatu yang tetap. Setiap kali kamu mendapatkan pengalaman baru, pelatihan, atau sertifikasi tambahan, pastikan untuk memperbaruinya. CV yang selalu diperbarui menunjukkan bahwa kamu aktif berkembang dan memiliki semangat belajar tinggi.
Contoh Deskripsi Diri yang Menarik di CV
Berikut beberapa contoh deskripsi diri yang bisa kamu jadikan inspirasi:
Contoh Deskripsi Diri untuk Mahasiswa atau Fresh Graduate:
“Mahasiswa semester 6 jurusan Broadcasting yang memiliki ketertarikan dalam dunia media dan jurnalistik. Pernah menjadi asisten dosen selama 6 bulan dan memenangkan beberapa lomba film pendek. Mampu mengoperasikan Adobe Premiere, menulis naskah, dan melakukan editing video.”
Contoh Deskripsi Diri untuk Profesional dengan Pengalaman:
“Profesional di bidang administrasi dengan pengalaman lebih dari 3 tahun dalam pengelolaan data dan dokumen perusahaan. Terampil menggunakan Microsoft Office dan memiliki kemampuan komunikasi antar departemen yang baik. Berhasil meningkatkan efisiensi kerja tim hingga 20% melalui sistem pengarsipan digital.”
Contoh Deskripsi Diri untuk Bidang Kreatif atau Marketing:
“Content Creator dengan pengalaman dua tahun di bidang digital marketing. Terbiasa membuat konten media sosial yang engaging dan berhasil meningkatkan interaksi audiens hingga 80%. Memiliki kemampuan copywriting dan analisis tren media sosial yang kuat.”
Tips Tambahan agar Deskripsi Diri Lebih Menarik
Gunakan kata kerja aktif seperti membangun, mengelola, mengembangkan, atau meningkatkan.
Hindari pengulangan kata “saya” secara berlebihan, langsung mulai dengan pernyataan profesional.
Fokus pada kelebihan dan pencapaian, bukan sekadar tugas harian.
Gunakan panjang ideal antara 3 hingga 5 kalimat. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan atau tata bahasa.
Menulis deskripsi diri di CV yang menarik HRD bukan hanya soal menampilkan siapa dirimu, tetapi juga bagaimana kamu mampu menunjukkan potensi dan nilai yang bisa diberikan kepada perusahaan.
Gunakan bahasa profesional, sesuaikan dengan posisi yang dilamar, dan tampilkan pencapaian yang relevan.
Dengan begitu, CV kamu akan terlihat lebih meyakinkan dan memberikan peluang lebih besar untuk melangkah ke tahap selanjutnya.
Vania Tri Yuniar (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









