Akurat

Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Menarik dan Profesional agar Lebih Gampang Dilihat HRD

Idham Nur Indrajaya | 25 September 2025, 17:03 WIB
Cara Membuat CV Lamaran Kerja yang Menarik dan Profesional agar Lebih Gampang Dilihat HRD
 

 

AKURAT.CO Memasuki dunia kerja sering kali membuat banyak orang kebingungan, terutama ketika harus menyiapkan CV (Curriculum Vitae) pertama. Dokumen ini menjadi kunci penting untuk menarik perhatian perekrut, tetapi tidak sedikit pelamar pemula yang bingung menentukan format, isi, hingga desain yang tepat. Akibatnya, proses pembuatan CV kerap memakan waktu lama, bahkan berakhir buntu.

Untungnya, kini ada banyak cara praktis untuk membuat CV yang rapi dan profesional. Salah satunya dengan memanfaatkan platform desain online seperti Canva, yang memungkinkan siapa pun—termasuk fresh graduate—menyusun CV tanpa perlu keahlian khusus.


Mengenal Canva, Platform Desain CV Ramah Pemula

Canva adalah platform desain grafis berbasis online yang menyediakan berbagai template profesional untuk membuat CV. Antarmukanya yang intuitif membuat proses pembuatan CV menjadi lebih cepat dan mudah. Bahkan, pemula yang tidak memiliki pengalaman desain sekalipun dapat menghasilkan CV yang terlihat profesional.

Keunggulan utama Canva terletak pada kemudahan menata informasi agar terlihat rapi dan menarik. Jika masih bingung elemen apa saja yang harus dimasukkan, Canva menyediakan panduan serta contoh CV fresh graduate sebagai referensi.

Platform ini juga menawarkan fitur ekspor ke berbagai format, termasuk PDF berkualitas tinggi yang siap dikirim ke HRD. Bagi yang ingin lebih praktis, CV bahkan dapat dibagikan melalui tautan online, sehingga perekrut bisa langsung mengaksesnya.

Dengan semua kemudahan tersebut, Canva menjadi solusi tepat bagi pemula yang ingin membuat CV berkualitas tanpa repot.


Langkah-Langkah Membuat CV Menggunakan Canva

Agar prosesnya lebih terarah, berikut tahapan membuat CV melalui Canva:

  1. Buka Canva dan Daftar Akun
    Kunjungi situs resmi Canva dan daftar menggunakan email atau akun Google. Setelah masuk, pengguna bisa langsung mengakses semua fitur dasar secara gratis.

  2. Pilih Template yang Sesuai
    Ketik kata kunci “CV” atau “Resume” di kolom pencarian, lalu pilih template yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Canva memiliki berbagai desain, mulai dari minimalis hingga kreatif.

  3. Masukkan Informasi ke dalam CV
    Lengkapi data diri seperti nama, kontak, pendidikan, pengalaman, dan keterampilan. Pastikan semua informasi ditulis jelas dan tidak bertele-tele.

  4. Edit Desain Sesuai Selera
    Ubah warna, font, dan tata letak agar sesuai kepribadian atau industri yang dituju. Misalnya, gunakan desain elegan untuk posisi formal atau pilih warna cerah untuk pekerjaan kreatif.

  5. Simpan dan Bagikan
    Setelah selesai, unduh CV dalam format PDF atau bagikan melalui tautan online.


CV yang Terlalu Sederhana Bisa Jadi Bumerang

Banyak pemula beranggapan bahwa CV sederhana adalah pilihan terbaik. Padahal, CV yang terlalu minim informasi justru bisa membuat perekrut kesulitan menilai potensi kandidat. Hanya mencantumkan nama, pendidikan, dan kontak tanpa deskripsi diri atau daftar keahlian akan membuat CV tampak kurang menarik dan kalah kompetitif.

Untuk menghindarinya, tetap jaga kesederhanaan namun sertakan elemen penting seperti deskripsi diri singkat, keahlian relevan, serta pengalaman yang dapat menunjukkan kemampuan Anda. Tambahkan juga sentuhan desain seperti ikon atau warna sesuai industri yang dilamar.


Mengatasi Tantangan Membuat CV Pertama

Bagi fresh graduate, kesulitan terbesar biasanya terletak pada bagian pengalaman kerja. Jika belum memiliki pengalaman formal, ada beberapa cara agar CV tetap terlihat meyakinkan:

  • Gunakan Pengalaman Magang atau Freelance
    Pengalaman magang, proyek freelance, atau proyek pribadi yang relevan tetap bisa dimasukkan.

  • Tampilkan Keterampilan yang Dapat Diukur
    Soroti keterampilan teknis atau soft skill yang dapat diuji, seperti penguasaan software, kemampuan analisis data, atau kepemimpinan tim.

  • Gunakan Format Berbasis Keahlian
    Jika pengalaman masih terbatas, pertimbangkan format skill-based resume yang lebih menonjolkan keterampilan daripada riwayat pekerjaan.

  • Fokus pada Dampak dan Kontribusi
    Jelaskan hasil nyata dari aktivitas yang dilakukan. Misalnya, tulis “Meningkatkan engagement media sosial sebesar 40% dalam 6 bulan” ketimbang sekadar “Mengelola media sosial perusahaan.”

  • Cantumkan Pengalaman Organisasi atau Relawan
    Aktivitas organisasi kampus atau komunitas dapat menunjukkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja tim.

Selain itu, penting menyesuaikan kata kunci dalam CV dengan deskripsi pekerjaan yang dilamar. Hal ini krusial untuk melewati sistem ATS (Applicant Tracking System) yang digunakan banyak perusahaan untuk menyeleksi pelamar secara otomatis.


Memilih Keahlian yang Tepat untuk Ditampilkan

Kesalahan umum lainnya adalah mencantumkan terlalu banyak keahlian yang tidak relevan. Pilihlah keterampilan yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Canva memudahkan Anda menonjolkan keterampilan ini secara visual dengan ikon atau diagram yang menarik.

Keahlian bisa dibagi menjadi dua kategori:

  • Hard Skills: Penguasaan software, bahasa pemrograman, desain grafis, atau keterampilan teknis lain.

  • Soft Skills: Komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Jika merasa kurang memiliki keterampilan teknis, tonjolkan pengalaman organisasi atau proyek yang menunjukkan kemampuan manajerial dan problem solving.


CV Tulis Tangan: Masih Relevan di Era Digital

Meskipun CV digital kini lebih populer, beberapa perusahaan masih meminta pelamar menulis CV secara manual. Tujuannya untuk menilai kepribadian pelamar melalui tulisan tangan, seperti ketelitian, kerapian, dan keseriusan.

CV tulis tangan memberikan kesan personal dan menunjukkan usaha ekstra. Tulisan yang rapi mencerminkan kedisiplinan dan perhatian pada detail, sementara format manual membuat manipulasi data menjadi lebih sulit dibanding CV digital.

Perbedaan CV Tulis Tangan dan Digital:

  • CV tulis tangan lebih personal, sedangkan CV digital lebih formal dan fleksibel.

  • CV digital mudah diedit, sementara CV tulis tangan menuntut ketelitian sejak awal.

  • Perusahaan tradisional atau kreatif lebih sering meminta CV tulis tangan dibanding perusahaan teknologi.


Struktur CV Tulis Tangan yang Baik

Jika diminta membuat CV tulis tangan, pastikan strukturnya rapi dan informatif:

  • Identitas Diri: Nama lengkap, alamat, nomor telepon, email aktif, tempat dan tanggal lahir, serta status perkawinan (opsional).

  • Riwayat Pendidikan: Cantumkan pendidikan formal dari yang tertinggi, lengkap dengan tahun masuk dan lulus.

  • Pengalaman Kerja atau Organisasi: Sertakan magang, proyek freelance, atau kegiatan relevan lainnya.

  • Keterampilan: Tulis kemampuan teknis dan soft skill yang relevan.

  • Prestasi atau Penghargaan: Cantumkan pencapaian signifikan seperti penghargaan akademik atau hasil kerja yang terukur.

  • Referensi: Opsional, tetapi bisa menambah kredibilitas.

Gunakan kertas HVS atau folio berukuran A4 dan pulpen tinta hitam. Buat draft terlebih dahulu untuk menghindari kesalahan, dan tulislah dengan rapi tanpa coretan.


Tips Penting Agar CV Dilirik HRD

Membuat CV yang menarik bukan hanya soal desain, tetapi juga konten yang relevan dan terstruktur. Berikut beberapa tips tambahan:

  • Pilih format sesuai pekerjaan: ATS-friendly untuk posisi formal atau CV kreatif untuk bidang desain dan media.

  • Gunakan font profesional seperti Arial, Calibri, atau Times New Roman dengan ukuran 10–12 pt.

  • Sesuaikan isi CV dengan lowongan yang dilamar dengan memasukkan kata kunci dari deskripsi pekerjaan.

  • Buat ringkasan profil diri singkat namun kuat, misalnya:
    “Lulusan S1 Manajemen dengan pengalaman 2 tahun sebagai digital marketing specialist. Terampil dalam strategi konten, SEO, dan kampanye berbayar.”

  • Gunakan kalimat ringkas dan fokus pada pencapaian yang terukur, seperti “Meningkatkan traffic organik sebesar 120% dalam 6 bulan.”

  • Cantumkan pendidikan terakhir dan sertifikasi relevan, misalnya kursus digital marketing atau sertifikat bahasa asing.


Kesimpulan

CV adalah gerbang pertama menuju peluang kerja, sehingga perlu dibuat semenarik dan seprofesional mungkin. Baik menggunakan Canva untuk desain modern maupun menulis CV secara manual, kerapian dan relevansi informasi tetap menjadi kunci utama. Sesuaikan format dengan jenis pekerjaan, tonjolkan keterampilan relevan, dan jangan lupa menambahkan kata kunci sesuai deskripsi lowongan agar CV lebih mudah lolos sistem ATS.

Kalau kamu sedang menyiapkan CV pertama, cobalah mulai dengan template Canva yang sederhana namun profesional, atau gunakan panduan CV tulis tangan jika diminta perusahaan. Pastikan setiap detail mencerminkan kemampuan terbaikmu agar peluang lolos seleksi semakin besar.

Baca Juga: Daftar Lowongan Kerja Freeport September 2025 Lengkap dengan Syarat dan Jadwal

Baca Juga: Info Lengkap Lowongan Kerja Kemenko PM September 2025: Posisi, Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar


FAQ

1. Apa itu CV dan apa bedanya dengan resume?
CV (Curriculum Vitae) adalah dokumen yang memuat data diri, pengalaman kerja, pendidikan, dan keterampilan secara lengkap. Resume biasanya lebih singkat dan fokus pada pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar.

2. Informasi apa saja yang wajib ada di dalam CV?
Bagian penting dalam CV meliputi: data pribadi, ringkasan profil, pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan, sertifikat/penghargaan, serta kontak yang dapat dihubungi.

3. Bagaimana cara membuat CV yang menarik perhatian HRD?
Gunakan format yang rapi, tulis informasi secara jelas dan padat, gunakan kata kerja aktif, dan sesuaikan isi CV dengan deskripsi pekerjaan yang dilamar.

4. Apakah CV harus disertai foto?
Tidak selalu. Beberapa perusahaan meminta foto, tetapi di banyak negara dan bidang pekerjaan, foto tidak wajib untuk menghindari bias rekrutmen.

5. Berapa panjang ideal sebuah CV?
Idealnya 1–2 halaman. Pastikan hanya menampilkan informasi yang relevan dan terbaru agar perekrut mudah membacanya.

6. Apakah perlu menambahkan portofolio di CV?
Jika pekerjaan membutuhkan contoh hasil kerja (misalnya desain grafis, penulisan, atau IT), lampirkan tautan portofolio atau sertakan file pendukung.

7. Apakah CV harus berbeda untuk setiap lamaran?
Sebaiknya iya. Sesuaikan isi CV dengan posisi yang dilamar untuk menonjolkan pengalaman dan keterampilan yang paling relevan.

8. Apakah ada format CV khusus untuk fresh graduate?
Ya, fresh graduate bisa menonjolkan pendidikan, pengalaman magang, kegiatan organisasi, proyek kampus, dan keterampilan yang relevan dengan pekerjaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.